Pertama Kali, Wali Gandeng Penyanyi Wanita Setelah 20 Tahun Berkarya

Supriyanto Jumat, 13 Maret 2020 18:30:16
Wali menggandeng penyanyi dangdut Fitri Carlina untuk singel Sakit Tak Berdarah yang ada di dalam album 20.20 (Supri/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam rangka 20 tahun berkarya, grup band Wali merilis album keenam bertajuk 20.20 pada Kamis (12/3) di KFC Artha Gading, Jakarta Utara. Album baru Wali menjadi spesial karena sepanjang karirnya, baru kali ini Apoy cs berkolaborasi dengan penyanyi wanita.

Wali menggandeng penyanyi dangdut Fitri Carlina untuk singel Sakit Tak Berdarah yang ada di dalam album 20.20.

"Baru kali ini dalam sejarah, Wali band featuring dengan penyanyi lain. Dari sekian penyanyi dangdut yang ada, kami menjatuhkan pilihan kepada pedangdut Fitri Carlina," ujar Apoy, gitaris Wali di KFC Artha Gading.

Fitri Carlina dipilih karena memang memiliki kriteria yang pas dengan warna musik Wali. Selain itu, Fitri juga memiliki kedekatan dengan anggota Wali.

"Dia (Fitri Carlina) enggak neko-neko kita perhatikan. Ini bukan berarti Wali pilih-pilih, ya. Dan memang satu rumah, satu label juga. Kita lihat sosoknya track record-nya sangat baik," terang Apoy.

"Kalau range vocal-nya jangan ditanya. Kita juga pada akhirnya belajar dari dia. Intinya kita senang dengan sosok Fitri Carlina," tambah Apoy.

Bagi Fitri Carlina, bisa bekerja sama dengan Wali Band adalah suatu kehormatan. Bagi adik kandung Nini Carlina ini sebuah mimpi yang jadi kenyataan.

"Alhamdulillah, ini suatu berkah dan suatu kehormatan diajak kolaborasi band sebesar wali. Ini mimpi jadi kenyataan. Aku dulu punya mimpi berkolaborasi dengan band besar, idola. Dan setelah sekian lama berkarier, akhirnya jadi kenyataan," pungkas Fitri Carlina.

(pri)
 

Penulis Supriyanto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.