Peringati Hari Film Nasional, Film Warkop DKI Reborn Hadir Lagi

Ari Kurniawan Selasa, 31 Maret 2020 07:30:30
Film Warkop DKI Reborn tayang di Klik FIlm. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Memperingati hari Film Nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret, perfilman Indonesia ikut terkena dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19. Sejumlah bioskop di wilayah yang masuk zona merah terpaksa tutup, mengikutii anjuran Pemerintah.

Namun, di tengah era digital saat ini, pecinta film Indonesia masih tetap bisa menikmati film-film terbaik Indonesia. Seperti yanng dilakukan aplikasi Klik Film, yang menghadirkan banyak film-film Indonesia. Memperingati Hari Film Nasional, aplikasi ini menghadirkan film Warkop DKI Reborn, yang diperankan oleh Adipati Dolken, Aliando, dan Randy Danhista.

“Selamat Hari Film Nasional, film Indonesia tetap berjaya meski dalam keadaan seperti ini. Kita masih tetap bisa menikmati film-film Indonesia, dengan tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk melalukan Social Distancing dengan dirumah saja. Memperingati Hari Film Nasional 2020, kami kembali hadirkan film Warkop DKI Reborn, melalui aplikasi Klik Film. Semoga bisa menghibur masyarakat Indonesia dirumah masing-masing,” ujar Produser Falcon Pictures, Frederica, dalam keterangan persnya, Senin (30/3).

Film Warkop DKI Reborn tayang di Klik FIlm. (Ari/tabloidbintang.com)
Film Warkop DKI Reborn tayang di Klik FIlm. (Ari/tabloidbintang.com)

Sebelumnya Klik Film telah menghadirkan film-film Indonesia lainnya seperti Dilan 1990 dan Dilan 1991, Perburuan, My Stupid Boss, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss part 1 dan 2, #temantapimenikah, serta film-film Indonesia lainnya.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.