Charly Van Houten hingga Boy Hamzah Rilis Mini Album Religi 

Ari Kurniawan Jumat, 8 Mei 2020 13:00:51
Charly Van Houten berkolaborasi dengan Gus Syauqi, putra Wapres Ma'ruf Amin. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona tidak menghentikan kreativitas Charly Van Houten. Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, vokalis Charly merilis mini album berjudul "Dirindu".

Ada tujuh lagu di album ini, seluruhnya diciptakan oleh Syauqi Ma'ruf Amin, yang tak lain adalah putra Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Di antaranya lagu berjudul Bulan Dirindu, Pengobat rindu, Memohon Hanya KepadaMu, Lemah Tanpa KuasaMu, dan Labbayka Ya Allah. Selain Charly, lagu-lagu bernuansa Islami yang ditulis Gus Syauqi juga dibawakan beberapa nama beken lain, seperti Naga Ada Band, Boy Hamzah, dan Ahmad Pule, putra pelawak Mastur. 

Charly Van Houten sudah mengaransemen banyak sekali lagu. Tapi, karya kali ini dirasakan berbeda. "Baru ini saya garap album cuma 2 minggu.  Biasanya 1 album recording-nya aja bisa 2 bulan," kata Charly Van Houten, di kantor MSI Records, Tapos, Jawa Barat, Kamis (7/5). 

Charly merasa terbantu dengan lagu yang disodorkan oleh Gus Syauqi. "Kebetulan materi lagu udah ada semua.  Aku dengar syair dan notasinya, memungkinkan untuk bisa digarap cepat, karena dasarnya sudah terbentuk," jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, Boy Hamzah, yang selama ini lebih dikenal sebagai aktor, mengaku terkejut saat diajak bergabung dalam album Dirindu. Sempat menolak, Boy akhirnya menyanggupi tawaran duet dengan Gus Syauqi, yang sudah dianggapnya sebagai keluarga. 

"Kalau saya nyanyi istri saya aja kabur. Suara saya jelek. Saya bingung. Tapi, seperti yang dibilang Charly, ini sudah jadi rezeki saya," bilang Boy Hamzah. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.