Rilis Single Perdana, Lisna Ajak Penikmat Musik Bernostalgia ke Era 1990-an

Ari Kurniawan Selasa, 23 Juni 2020 03:00:04
Lisna merilis single perdananya yang berjudul "Lemah Tanpamu".

TABLOIDBINTANG.COM - Indonesia tak pernah kehabisan talenta di dunia tarik suara. Kali ini, penyanyi asal Tasikmalaya, Jawa Barat, mencoba peruntungan di industri musik dengan merilis single perdananya yang berjudul "Lemah Tanpamu".

Lagu ciptaan Harry Tasman itu dibalut aransemen musik pop yang populer di era 1990-an. Single tersebut seolah mengajak para pecinta musik Indonesia nostalgia ke beberapa dekade silam. 

"Aku suka musik jenis ini. Cocok sama suaraku. Teman-teman juga banyak yang bilang lagunya cocok banget," ujar Lisna berbincang dengan wartawan, Senin (22/6).

Awalnya, Lisna mendapat beberapa pilihan lagu untuk dinyanyikannya. Namun lagu Lemah Tanpamu ini yang dianggap cocok dengan suara Lisna.

Seperti halnya lagu-lagu pop umumnya, tema cinta menjadi kekuatan utama di lagu Lemah Tanpamu. Lirik lagu tersebut bercerita mengenai kehidupan cinta pasangan kekasih saat si perempuan berharap agar pasangannya setia dan tidak menduakannya.

"Aransemennya bagus. Didengar sama teman, ini bukan seperti lagu pop zaman sekarang," kata Lisna.

Karena nyaman dengan lagunya, Lisna sama sekali tidak kesulitan saat menyanyikannya. Proses rekaman juga berjalan lancar.

"Hanya pas take aku lagi kurang fit, nggak enak badan. Sebenarnya sudah lama, tapi baru di publish sekarang," kata Lisna.

Sebagai pendatang baru di kancah musik Indonesia, Lisna menyadari harus terus memberi pembuktian baru dan tidak ingin cepat puas hanya bermodalkan satu single saja.

"Yang pertama yakin dulu. Tapi aku harus banyak belajar. Nggak mau merasa pintar," ujar penggemar Agnes Mo ini.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.