BAWANG PUTIH BERKULIT MERAH Syuting Lagi, Pemain Terapkan Protokol Kesehatan

Ari Kurniawan Senin, 29 Juni 2020 11:00:35
Produksi sinetron unggalan ANTV, "Bawang Putih Berkulit Merah" dilanjutkan kembali. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah sekitar tiga bulan berhenti akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), produksi sinetron unggalan ANTV, "Bawang Putih Berkulit Merah" akhirnya dilanjutkan kembali. 

Menghadirkan lanjutan cerita yang lebih segar, para pemain hingga kru di lokasi syuting menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Faradilla Yoshi, Rebecca Tamara, Hessel Steven, Mahdi Reza, Bryan McKenzi, dan Devi Lanni, selalu berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan.

"Jaga kesehatan diri ya. Imunitas kan penting banget di saat seperti ini. Aku sih siapin vitamin, biasanya cuman satu sampai dua, sekarang dilebihin," ungkap Faradilla Yoshi, dalam jumpa pers virtual, Sabtu (27/6). 

Produksi sinetron unggalan ANTV, Bawang Putih Berkulit Merah dilanjutkan kembali. (Istimewa)
Produksi sinetron unggalan ANTV, Bawang Putih Berkulit Merah dilanjutkan kembali. (Istimewa)

Usaha yang sama dilakukan Devi Lanni. "Pakai tisu basah ya, masker dan hand sanitizer bener. Ya, jaga kebersihan pokoknya," kata dia. "Ya, kami pakai disinfektan ya, selalu," Mahdi Reza menimpali.

Sinetron "Bawang Putih Berkulit Merah" kembali tayang di ANTV sejak Jumat (26/6), pukul 20.30 WIB. Tayang 2 jam, sinetron yang diproduksi oleh Verona Picture ini langsung mendapat sambutan positif dari pemirsa.

Produksi sinetron unggalan ANTV, Bawang Putih Berkulit Merah dilanjutkan kembali. (Istimewa)
Produksi sinetron unggalan ANTV, Bawang Putih Berkulit Merah dilanjutkan kembali. (Istimewa)

(ari)
 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.