Rilis Single STOP, Izellah Gandeng Produser Tones And I yang Viral Lewat Dance Monkey

Supriyanto Jumat, 10 Juli 2020 21:00:23
Penyanyi remaja berdarah Indonesia-Australia, Izellah Connelly merilis single terbaru yang berjudul Stop.  (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi remaja berdarah Indonesia-Australia, Izellah Connelly merilis single terbaru yang berjudul Stop.  

Setelah bekerja sama dengan produser musik Dua Lipa, Izellah kali ini menggandeng Konstantin Kersting, penulis, sound engineer, dan produser yang sukses membawa Tones And I dengan lagu "Dance Monkey".

Lagu "Stop" diaransemen oleh orang-orang kreatif dan salah satunya adalah Tucker dari NYC yang sudah disiapkan beberapa bulan lalu.

(Istimewa)
(Istimewa)

Lagu "Stop" sendiri diproduksi di Brisbane, Australia. Izellah, hanya membutuhkan waktu empat jam untuk menyelesaikan proses rekamannya.

"Saya bersyukur akhirnya bisa mengeluarkan karya lagi meski sempat tertunda. Semua pekerjaan saat proses rekaman tidak ada hambatan. Semoga lagu terbaru saya bisa sukses dan diterima," ujat Izellah dalam siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (9/7)

Izellah, kelahiran Gold Coast, Australia, tanggal 26 Oktober 2006 ini sebelumnya pernah bekerja sama dengan Melly Goeslaw. Menurut Melly, Izellah memiliki karakter dan memiliki potensi menjadi penyanyi besar.

Dengan latar belakang musik teater. Gadis pemeran tokoh sentral Matilda dalam lakon "Matilda the Musical Australasia Tour" antara tahun 2016 hingga 2017, ini nemang selalu siap bernyanyi karena terbiasa melatih vokalnya setiap hari.

Untuk mengenal lebih dekat Izellah, penikmat musik dapat langsung mengunjungi laman resminya di www.izellah.com, atau Instagram/Twitter/ Tik :6.Tok: izellahofficial.

(pri)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.