Berhadiah Total Rp.350 Juta, 7 Sutradara Berburu Bakat Baru Penulis Skenario 

Ari Kurniawan Selasa, 8 September 2020 06:00:31
Fajar Bustomi, sutradara film Dilan. (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Rumah produksi Falcon Pictures menggagas ajang Falcon Script Hunt, untuk mencari bakat baru di bidang karya menulis skenario film. Event berhadiah total 350 juta rupiah ini menghadirkan tujuh sutradara sebagai juri, sekaligus yang akan memfilmkan tujuh skenario terpilih.

Tujuh sutradara yang menjadi juri Falcon Scrip Hunt adalah, Anggy Umbara, Fajar Bustomi, Rako Prijanto, Ifa Ifansyah, Danial Rifky, Indra Gunawan, dan Herwin Novianto.

Fajar Bustomi, yang sukses dengan trilogi film Dilan, sangat mendukung diadakannya event Falcon Script Hunt. ”Ini bagus sekali untuk mencari bakat-bakat baru penulis skenario. Semoga bisa menjadi agenda rutin setiap tahun yang nantinya akan menghasilkan Penulis-penulis handal untuk perfilman indonesia,” ungkapnya.

Sutradara yang menghasilkan film peringkat satu box office Indonesia, Anggy Umbara, mengatakan event ini sangat penting untuk kemajuan film Indonesia.” Sangat Penting untuk diadakan, karena Indonesia butuh cerita-cerita baru yang segar dan penulis-penulis baru juga yang cerdas dan reliable,” katanya.

Hal senada juga disampaikan sutradara film Teman Tapi Menikah, Rako Prijanto. ”Falcon Script Hunt ini akan menjadi panggung untuk para penulis cerita untuk bisa establish. Membuka kesempatan bagi penulis-penulis muda dengan ide-ide fresh dan baru. Karena platforms industri audio visual khususnya film terus berkembang sesuai dengan kebutuhan jaman,” terangnya.

Falcon Script Hunt digelar sejak 1 September, hingga 31 Oktober 2020.

(ari)
 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.