Konser Raisa di GBK Batal, Promotor: Kesehatan Concern Utama Kami

Ari Kurniawan Rabu, 9 September 2020 12:00:28
Konser Raisa Andriana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibatalkan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Konser Raisa yang sedianya digelar 28 November 2020 akhirnya dibatalkan. Konser bertajuk Raisa Love In Concert itu belum bisa diwujudkan akibat pandemi Covid-19 yang masih belum bisa diatasi, bahkan terus meningkat. 

Adry Boim, CEO PT Juni Suara Kreatif selaku promotor mengatakan pihaknya terpaksa mengambil langkah ini karena situasi yang tidak memungkinkan. Terlebih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tidak memberi rekomendasi. 

"Kami telah menerima surat pemberitahuan dari Pemprov DKI terkait konser untuk tahun ini belum bisa dilaksanakan," ujar Adry, dalam jumpa pers virtual, Selasa (8/9).

Konser Raisa Andriana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibatalkan. (Seno/tabloidbintang.com)
Konser Raisa Andriana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibatalkan. (Seno/tabloidbintang.com)

"Sebagai promotor saya harus mengambil langkah untuk tunda konser sampai waktu yang belum bisa ditentukan," imbuhnya. 

Proses pengembalian tiket (refund) dimulai hari ini, Rabu, 9 September 2020, hingga 9 November 2020. Info bisa dilihat di web raisa2020.id atau Instagram Juni Concert.

"Jadi full refund potong biaya admin. Bukan penundaan yang boleh keep, ini full tiket dikembalikan. Jadi dalam dua bulan semua yang beli tiket bisa konfirmasi ke partner kami loket.com untuk pengembalian tiket," terang Adry lagi. 

Konser Raisa Andriana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibatalkan. (Seno/tabloidbintang.com)
Konser Raisa Andriana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibatalkan. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.