JKT48 Terpuruk Selama Pandemi, Melody: Pilihannya Cuma Bubar atau Bertahan

Ari Kurniawan | 16 November 2020 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Grup idola JKT48 merasakan betul dampak pandemi Covid-19. Banyak acara yang dibatalkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat manajemen kesulitan untuk menutup biaya operasional. 

Imbasnya, manajemen JKT48 memutuskan untuk mengurangi jumlah member dan staf. Melody Laksana, mantan member yang kini menjabar sebagai General Manager JKT48, mengatakan pengurangan personel merupaka hal yang tidak bisa dielakkan. 

"Kita tuh hanya ada dua pilihan, bubar atau bertahan. Finalnya, kita (putuskan) bertahan dengan pengurangan staf dan member," ujarnya, saat dijumpai di Studio TransTV, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Melody dan jajaran manajemen sempat optimis JKT48 bakal bisa bertahan di tengah pandemi. Namun situasi semakin sulit karena PSBB terus diperpanjang.

"Awalnya kita stay positif JKT48 tetap jalan, karena kita masih banyak fans yang support. Seiring berjalannya waktu akhirnya benar-benar sesulit itu. Jadi memang ini adalah keputusan yang terbaik," jelasnya. 

Berapa banyak member dan staf yang akan dipecat, Melody belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.

"Kami udah ada rencana tapi belum bisa kita share," ungkapnya.

(ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor: Ari Kurniawan
Berita Terkait