Cerita Syamsir Alam Jadi Pelatih di Sinetron JAGOAN BOLA MNCTV

Ari Kurniawan | 27 November 2020 | 08:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Lama tak terdengar kiprahnya di lapangan hijau, Syamsir Alam ternyata sibuk main sinetron. Mantan pemain tim nasional Indonesia itu ambil bagian dalam sinetron terbaru MNCTV, “Jagoan Bola”, yang tayang Rabu, 25 November 2020, pukul 19.00 WIB. 

Sintron produksi MNC Pictures ini menghadirkan tokoh utamanya yaitu Naufalho  sebagai Wendy dan Asya Lianda sebagai Putri.  Ada juga bebrapa nama populer lainnya seperti bocah viral Alwiansyah, Bowo Tik Tok, Asri Welas, dan Corry Pamela.

Di tiap episodenya, Jagoan Bola akan menyajikan tontonan yang menarik dengan teknik dan strategi permainan bola yang seru dan bisa menjadi edukasi bagi pemirsa yang ingin memahami sepak bola. 

Jagoan Bola bercerita tentang Wendy dan Putri adalah sahabat sejak kecil. Wendy seorang anak lelaki yang jago masak dan mencintai dunia kuliner,  sementara Putri seorang anak perempuan yang sangat jago main bola. Mereka berdua terhalang oleh keinginan kedua orang mereka masing-masing. Jali ayah Wendy ingin dia jadi pemain bola seperti dirinya dahulu dan Munaroh ibu putri, ingin Putri jadi ustadzah. 

Karena kecelakaan menimpa Jali, akhirnya Wendy mengikuti apa mau ayahnya untuk menjadi pemain bola. Putri juga menurut keinginan ibunya untuk masuk ke pesantren agar bisa menjadi ustadzah seperti keinginan ibunya. 

Bersamaan dengan itu, diadakan Galaxy Cup  sebuah turnamen bergengsi yang berisikan tim-tim hebat dari seluruh penjuru Indonesia. Pemain dari tim yang masuk ke final berpeluang besar untuk dipanggil pelatihan timnas U-13. 

Wendy pun ingin ikut, demi mewujudkan mimpi ayahnya menjadi kapten timnas. Begitu juga putri, walau harus kabur-kaburan dari pesantren dan diam-diam dari orangtuanya. Keduanya bergabung dalam team Macan Langit, namun team tersebut selalu kalah oleh Tim Banteng Emas team yang dikapteni oleh Safi jagoan bola kampung itu . 

Dari persaingan yang ketat dari team Macan Langit dan Banteng Emas yang yang memiliki keunikan masing-masing, akhirnya menjadi sebuah persahabatan saat mereka bertemu lawan yang sama. Mereka bertemu Rodriguez, salah satu anak didik rival Syamsir Alam saat dulu di timnas. Rodriguez sendiri adalah anak ketutunan Indo-Brasil yang sudah mendapatkan pelatihan lama di brasil, team Rodriguez selalu berhasil mengalahkan team Macan Langit dan Banteng Emas.  

Syamsir Alam ingin menggabungkan kekuatan tim Macan Langit dan Banteng Emas demi dapat mengalahkan Rodriguez dkk serta bisa bersaing di Galaxy Cup. Pengetahuan dan pengalaman di tim nasional Indonesia digunakan untuk mengajarkan anak-anak menjadi pesepakbola tangguh. 

(ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor: Ari Kurniawan
Berita Terkait