2 Kali Ditunda, Film Band Seventeen KEMARIN Tayang 3 Desember 2020

Supriyanto Selasa, 1 Desember 2020 10:30:58
Ivan Seventeen. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sempat tertunda karena pandemi, film Kemarin produksi Mahakarya Pictures dipastikan tayang di bioskop mulai 3 Desember 2020. Film dokumentasi drama itu bercerita perjalanan karier band Seventeen dari 1999 hingga akhirnya 'dipisahkan' oleh tsunami.

Film garapan Upie Guava itu dua kali penundaan. Pertama pada 23 April 2020 dan di Agustus 2020, dengan alasan mematuhi protokol kesehatan akibat pandemi Covid 19 sejak Maret.

Setelah melewati beberapa bulan, kini masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati film di bioskop lagi, tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Mahakarya Pictures selaku produser pun melihat ini momen yang tepat untuk merilis film 'Kemarin' yang menjadi mimpi dari semua personel maupun keluarga Seventeen.

"Bukan ke akhirnya rilis, tapi akhirnya kita bisa mewujudkan mimpi Seventeen, mimpi para personel, mimpi para almarhum, mimpi keluarga besar ini," ujar Dendi Reynando, CEO Mahakarya Pictures di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/11).

Ifan vokalis Seventeen mengatakan, film Kemarin didedikasikan untuk keluarga sahabat-sahabatnya yang meninggal akibat musibah tsunami Tanjung Lesung, 22 Desember 2018.

"Ini yang harus kita hadapi bersama. Film ini akan jadi persembahan bagi anak-anak kita semua, bagi keluarga yang ditinggalkan. Bagi semua yang terus mengenang Seventeen di hati mereka," terang Ifan Seventeen.

Film yang ditulis naskahnya oleh Wisnu Surya Pratama tersebut mengambil footage dari total 55 jam rekaman yang diabadikan band tersebut. Namun spesial untuk adegan Tsunami Tanjung Lesung 22 Desember 2018 silam diproduksi ulang.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.