Pop Academy: Penampilan Perdana Ahmad Dhani di Kursi Juri

Ari Kurniawan Kamis, 17 Desember 2020 12:00:57
Ahmad Dhani untuk pertama kalinya hadir sebagai juri Pop Academy.

TABLOIDBINTANG.COM - Babak Top 6 Pop Academy kian menarik dengan penampilan academia yang masih terus berjuang. Selasa (15/12) di Pop Academy Top 6 Grup 1 Result Show, Ahmad Dhani untuk pertama kalinya hadir sebagai juri. 

Ahmad Dhani berkesempatan menilai langsung penampilan tiga academia yang tergabung dalam Grup 1, yakni Tasya (Semarang), Agnes (Malang), dan Waode (Baubau). Ketiga academia ditantang untuk berkolaborasi dengan musisi ternama tanah air yakni Hendri Lamiri, Astrid Lea, dan Mitha “The Virgin”.

Waode (Baubau) membuka kompetisi Pop Academy Top 6 Grup 1 Result Show berkolaborasi dengan Mitha “The Virgin” menyanyikan lagu “Nakal” yang dipopulerkan oleh grup band Gigi. Tidak ragu-ragu seluruh Dewan Juri yang bertugas yakni Armand Maulana, Ahmad Dhani, Soimah, Rayi RAN, dan Giring Ganesha memberi standing ovation untuk penampilan Waode (Baubau). 

Sebagai vokalis grup band Gigi, Armand Maulana tidak hanya memberi standing ovation, tetapi berbagai pujian juga disampaikan. “Aransemen lagu ini menjadi sangat keren. Saya memberikan standing ovation karena lagu ini dinyanyikan oleh Waode dengan sangat hebat. Selain itu selama ini saya hanya menyaksikan Waode menyanyikan lagu-lagu slow, kali ini lagu “Nakal” dibawakan oleh Waode bersama Mitha dengan aransemen yang luar biasa. Penampilan kamu ini layak menuju Grand Final," ungkap Armand Maulana.

Penampilan memukau berikutnya ditampilkan oleh Agnes (Malang) bersama merdunya alunan biola dari Hendri Lamiri menyanyikan lagu “Dealova”. Tidak kalah dengan Waode (Baubau), Agnes (Malang) juga menuai standing ovation dari seluruh Dewan Juri bahkan Ahmad Dhani begitu tegas menyatakan suara Agnes (Malang) lebih melengking dibandingkan Mulan Jameela. “Karakter suara kamu di nada tinggi sangat bagus, begitupun di nada rendah. Menurut saya, Agnes adalah Celine Dion-nya Indonesia," puji Ahmad Dhani. Pujian lainnya juga datang dari Giring Ganesha yang menilai Agnes (Malang) malam tadi semakin bersinar dengan lagu “Dealova”.

Dentingan piano dari Astrid Lea mengiringi syahdunya Tasya (Semarang) menyanyikan lagu “Kamu dan Kenangan”. Berbeda dengan dua academia sebelumnya, kali ini Tasya (Semarang) hanya mendapat standing ovation dari empat Dewan Juri yakni Armand Maulana, Giring Ganesha, Ahmad Dhani, dan Rayi ‘RAN’. Sebagai satu-satunya juri yang tidak memberikan standing ovation, Soimah menyampaikan kekurangan dari penampilan Tasya (Semarang) semalam. “Tasya kemarin malam saya begitu bahagia melihat penampilan dan perkembangan kamu dari awal hingga saat ini. Malam ini pun kamu tampil begitu baik, hanya saja masih belum bisa mencuri perhatian saya. Penampilan kamu masih sangat nanggung, sehingga klimaksnya masih belum dapat. Kamu sebaiknya bisa lebih banyak mengeksplore lagu-lagu lain. Tetapi kamu tetap keren malam ini," ungkap Soimah.

Senada dengan komentar Soimah, polling akhir Pop Academy Top 6 Grup 1 Result Show menempatkan Tasya (Semarang) di posisi dua terendah bersama dengan Waode (Baubau) yang mengharuskan mereka untuk kembali berjuang di second chance. Sementara Agnes (Malang) yang berada di posisi teratas memastikan diri untuk melanjutkan perjuangan ke babak selanjutnya. Waode (Baubau) memilih lagu “Takkan Berpaling Darimu” untuk dinyanyikan di second chance, sementara Tasya (Semarang) dengan lagu “Terserah”.

Setelah menyaksikan penampilan Waode (Baubau) dan Tasya (Semarang) di second chance, Ahmad Dhani, Soimah, dan Giring Ganesha sepakat untuk memberi kesempatan kepada Waode (Baubau). Dengan demikian Tasya (Semarang) kembali tersingkir dari panggung Pop Academy setelah di babak sebelumnya diselamatkan oleh Anji melalui pop buzzer. Agnes (Malang) dan Waode (Baubau) akan kembali bertarung di babak Top 4 Pop Academy.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.