Sempat Jadi Musuh Aldebaran di Ikatan Cinta, Kevin Hillers Diancam Santet

Ari Kurniawan Rabu, 13 Januari 2021 07:00:20
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kevin Hillers ambil bagian di sinetron yang tengah digandrungi masyarakat, Ikatan Cinta RCTI. Kevin memerankan karakter Erlangga atau Angga, yang di awal-awal cerita menjadi musuh Aldebaran, yang diperankan Arya Saloka. 

Akibat perannya itu, Kevin Hillers pun dibenci oleh penonton setia Ikatan Cinta. Hujatan, bahkan ancaman, tak jarang mampir ke akun media sosialnya. 

"Banyak. Ada yang, "bang nanti malem gua kumpulin dupa se-Indonesia buat santet lu. Gua kumpulin dukun se-Indonesia'. Gua ketawa aja lihat komentar mereka," cerita Kevin Hillers, di Studio TransTV, Jakarta Selatan, Selasa (12/1). 

Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Ari/tabloidbintang.com)
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Ari/tabloidbintang.com)

Kevin Hillers menganggap reaksi yang ditunjukkan oleh penonton menunjukkan bahwa aktingnya sebagai antagonis cukup berhasil. Tapi, diakui Kevin, ada juga kekhawatiran pada dirinya. 

"Ya kemana-mana pake masker terus. Nanti dikenalin gw ditimpuk beneran lagi. Ya parno juga," tukasnya. 

Ikatan Cinta memang tengah menjadi program paling diminati masyarakat saat ini. Sinetron ini beberapa kali memecahkan rekor perolehan rating dan share.

"Suatu kehormatan kebanggan bisa main di sinetron ini," ucap Kevin Hillers. 

Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Seno/tabloidbintang.com)
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.