Kevin Hillers Awalnya hanya Dikontrak 4 Episode di Ikatan Cinta

Ari Kurniawan Rabu, 13 Januari 2021 16:00:39
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kehadiran tokoh Erlangga atau Angga, yang diperankan Kevin Hillers, membuat sinetron "Ikatan Cinta" RCTI jadi lebih berwarna. Muncul sebagai musuh Aldebaran, Angga sukses memancing emosi penonton. 

Hal itu membuat produser tertarik untuk memperpanjang Kevin Hillers di Ikatan Cinta. 

"Awalnya karakter saya, Erlangga, cuma empat episode. Ya berarti apa yang saya bawakan ini berhasil," ujar Kevin Hillers, di Studio TransTV, Jakarta Selatan, Selasa (12/1).

Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Ari/tabloidbintang.com)
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Ari/tabloidbintang.com)

Kevin Hillers sendiri terbilang sering memerankan karakter jahat di sinetron. Karena itu, tak ada kesulitan berarti saat memerankan Erlangga di Ikatan Cinta. 

"Saya sangat menikmati peran antagonis. Memang lebih banyak kolingan antagonis. Contoh dikoling dari PG sebelanh dari awal antagonis, di akhir pertobatan, biasanya gitu. Kalau sekarang dari awal antagonis," ungkapnya. 

Diakui Kevin Hillers, peran di sinetron Ikatan Cinta membuat pamornya di industri hiburan cukup terangkat. Tapi, kata Kevin, bukan popularitas ia cari. 

"Saya syuting udah empat tahun. Tujuan saya untuk keluarga, karena saya tulang punggung. Keluarga segalanya, jadi bukan untuk cari nama," tutup Kevin Hillers.

Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Seno/tabloidbintang.com)
Kevin Hillers ikut bermain di sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.