10 Besar Rating TV, Mega Miniseries Leslar Geser Putri Untuk Pangeran dari 5 Besar

Indra Kurniawan Kamis, 21 Januari 2021 12:15:23
Mega Miniseries Leslar Kulepas Dengan Ikhlas. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Data rating TV  teranyar tidak banyak mengalami perubahan dari hari kemarin. Dari 10 program, 4 di antaranya milik RCTI. Sementara SCTV menempatkan 3 wakil.

Kejutan terjadi pada Putri Untuk Pangeran. Setelah beberapa lama berkutat di 5 besar, bahkan 3 besar, kini posisinya turun ke peringkat 6.

Sinetron produksi Sinemart yang sempat menguasai puncak rating sebelum Anak Band muncul meraih TVR 2,8 dan share 13,1 persen.

Satu tingkat di atas Putri Untuk Pangeran adalah Mega Miniseries Leslar Kulepas Dengan Ikhlas yang memperbaiki posisinya dengan TVR 2,9 dan share 11,9 persen.

Putri Untuk Pangeran (Instagram)
Putri Untuk Pangeran (Instagram)

Sementara di 4 besar terdapat sedikit pergeseran. Love Story The Series bertukar posisi dengan Buku Harian Seorang Istri yang tayang di selot early prime time.

Buku Harian Seorang Istri berada di posisi 3 dengan TVR 4,4 dan share 17,7 persen. Sedang Love Story The Series yang ceritanya mirip kisah cinta abadi Romeo dan Juliet duduk di peringkat 4 dengan TVR 3,9 dan share 13,9 persen.

Dua besar dikuasai RCTI lewat Ikatan Cinta dan Amanah Wali 4 yang masing-masing mengumpulkan TVR/share 12,6/42,5 dan 4,7/22,4. Posisi ini sepertinya tidak akan berubah hingga beberapa minggu ke depan.

Undakan 7 hingga 10 ditempati Samudra Cinta, Kembalinya Raden Kian Santang, Upin & Ipin, dan infotainment Silet. Sementara Dari Jendela SMP terlempar ke posisi 13, di atas Dunia Terbalik (RCTI) dan Radha Krishna (ANTV).

(ind)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.