LIDA 2021: Lesti Menangis Lihat Penampilan Sulit (NTB)

Ari Kurniawan Rabu, 21 April 2021 15:30:44
Lesti menangis menyaksikan penampilan Sulis (Nusa Tenggara Barat). (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Persaingan di babak Top 42 LIDA 2021 telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Konser LIDA 2021 Top 42 Grup 1 Putih dengan menghadirkan tiga Duta Provinsi,  yakni Nuel (Papua), Sulis (Nusa Tenggara Barat), dan Jihan (DKI Jakarta). 

Nuel (Papua) membuka kompetisi dengan menyanyikan lagu “Jatuh Bangun”. Pada penampilan Nuel (Papua) kali ini tidak ada satu pun Dewan Juri yang memberikan standing ovation. Bahkan fakta mencengangkan diungkapkan oleh Dewan Juri atas penampilan Nuel. 

“Saya kecewa dengan penampilan kamu malam ini. Kamu menunjukkan totalitas dari dua penampilan di babak sebelumnya. Tapi tadi kamu menyanyi tidak ada ekspresi sama sekali dan tidak terlihat penghayatannya dari lagu ini," ucap Reza DA. 

Kekecewaan lainnya juga diungkapkan Lesti DA. “Kalau tadi Reza DA kecewa, saya lebih kecewa lagi. Penampilan kamu tadi sangat disayangkan seperti tidak ada energi sama sekali karena kamu sebenarnya memiliki karakter suara yang berbeda," tuturnya.

Rasa kecewa Dewan Juri kepada Nuel seketika terobati dengan penampilan Sulis (Nusa Tenggara Barat) yang membawakan lagu “Dekatkan Surga-Mu”. Reza DA, Fildan DA, Lesti DA, dan Fomal tidak ragu-ragu memberikan standing ovation atas penampilan Sulis. Bahkan Lesti tampak meneteskan air mata.

“Di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini kamu menyanyikan lagu yang mengingatkan kita semua kepada-Nya. Terutama di bagian lirik Istighfar yang semakin membuat hati ini tersentuh. Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi," harap Lesti DA.

“Lagu ini adalah lagu favorite istri saya. Kamu sangat menjiwai sekali lagu ini. Semoga peserta lain bisa konsisten seperti kamu. Tugas kamu selanjutnya adalah tampil sebaik ini atau lebih baik lagi," Fildan DA ikut memuji.

Kehebohan terjadi seketika di panggung LIDA 2021 setelah salah satu peserta yang gagal di tahap audisi, Adithya (DKI Jakarta) hadir dengan gaya khas Fildan DA bernyanyi sambil memainkan gitar dengan kembang api. Fildan DA, Reza DA, dan Lesti DA tampak sangat emosi menyaksikan Adithya yang ternyata diundang oleh Zozi. Namun setelah melihat undangan yang diberikan ternyata Zozi salah mengundang yang seharusnya bukan untuk Adithya.

“Maaf yaa. Kesempurnaan hanya milik Allah, kekurangan hanya milik Zozi," tutur Zozi yang disusul dengan riuh protes dari host dan Dewan Juri. Kesempatan berharga ini akhirnya dimanfaatkan Adithya dengan berkolaborasi bersama Fildan DA menyanyikan lagu “Judi” dengan memainkan gitar yang disertai kembang api.

Kompetisi masih terus berlanjut dengan penampilan Jihan (DKI Jakarta) lewat lagu “Pertengkaran”. Tidak seorang pun dari Dewan Juri memberikan standing ovation dari penampilan Jihan (DKI Jakarta). “Jihan, kuakui wajahmu cantik dan aktingmu bagus. Tetapi sayang seribu sayang banyak nada yang berantakan dan improvisasi tadi tidak maksimal karena lagu ini bagus sekali hanya saja penghayatan kamu terkesan seperti memaksakan," kritik Fildan
DA. Lesti juga menilai penampilan Jihan (DKI Jakarta) terlalu memaksakan penghayatan dan improvisasi yang kurang tepat.

Polling akhir menempatkan Sulis (Nusa Tenggara Barat) di posisi teratas yang sekaligus memastikan diri untuk melaju ke babak selanjutnya. Sementara Jihan (DKI Jakarta) dan Nuel (Papua) berada di posisi dua terendah. Dewan Juri pun sepakat untuk menyelamatkan Jihan (DKI Jakarta). 

Dengan demikian Jihan (DKI Jakarta) berhasil menyusul Sulis (Nusa Tenggara Barat) melaju ke babak selanjutnya. Lesti DA, Fildan DA, dan Fomal sepakat tidak menggunakan tombol buzzer untuk menyelamatkan Nuel (Papua). Sementara kesempatan Reza DA untuk menekan tombol buzzer sudah digunakan di kesempatan sebelumnya. Sehingga perjuangan Nuel (Papua) pun berakhir di babak Top 42.

(ari)


 


Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.