Gagal Saingi Ikatan Cinta, Badai Pasti Berlalu Pindah Jam Tayang

Indra Kurniawan Kamis, 3 Juni 2021 18:30:39
ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Sepuluh hari sudah sinetron Badai Pasti Berlalu menyapa pemirsa. Selama kurun waktu itu pula sinetron unggulan SCTV itu kurang menunjukkan performa meyakinkan.

Badai Pasti Berlalu yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing utama Ikatan Cinta malah tercecer di bawah Buku Harian Seorang Istri. Ironis, mengingat Badai Pasti Berlalu diproduksi dengan biaya tinggi dan memajang pemain bintang.

Dengan judul yang sama dengan karya novel dan film legendarisnya, harusnya sinetron besutan sutradara Indrayanto Kurniawan mampu menggaet penonton dari segala usia dan kalangan. Nyatanya tidak. 

Di slot 19.30 WIB, Badai Pasti Berlalu tak kuasa melawan kedahsyatan Ikatan Cinta, yang walau alur ceritanya membosankan, namun tetap dinanti pemirsa setianya. Karena itu, mulai malam ini, Kamis (3/5), Stefan William, Immanuel Caesar Hito, dan Michelle Ziudith akan menemani pemirsa pukul 20.20 WIB. 

Pemunduran jam tayang seperti diumumkan di akun resmi Instagram SCTV mengejutkan pemirsa setia Badai Pasti Berlalu. Malah ada yang memprediksi nasib sinetron yang syuting di Labuan Bajo itu akan sama dengan Anak Band.

"Jam tayangnya pindah? Apakah nasibnya akan kayak Anak Band yang pindah-pindah jam dan akhirnya rating turun terus tamat?" tanya netizen di kolom komentar Instagram SCTV.

Menarik untuk dinanti siapa yang akan dipilih Sisca, Leo atau Helmi? Jika mengikuti novel karya Marga T, Sisca berjodoh dengan Leo. Hanya, di sinetron bisa saja beda. Apalagi banyak yang mengharap Sisca dengan Helmi. Kita lihat, apakah dengan pindah jam tayang, performa rating Badai Pasti Berlalu membaik? 


Penulis Indra Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.