Charles Rilis Foto Keluarga Kerajaan, Netizen Duga sang Raja Sembunyikan Sesuatu

Binsar Hutapea | 3 Oktober 2022 | 11:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Raja Charles II merilis potret keluarga Kerajaan Inggris baru-baru ini lewat akun Instagram @TheRoyalFamily. Foto itu menampilkan Raja Charles III bersama Permaisuri Camilla serta Pangeran William dan Kate Middleton. Sejumlah netizen menduga bahwa Charles terlihat menyembunyikan sesuatu dalam foto tersebut.

Adapun foto itu diambil di Istana Buckingham pada 18 September lalu saat Charles dan Camilla menjadi tuan rumah resepsi Istana Buckingham untuk para pemimpin dunia pada malam pemakaman Ratu Elizabeth II.

Terlihat dalam foto Raja baru Inggris itu berdiri dengan tangan kirinya masuk ke dalam sakunya sementara lengan kanannya melingkari pinggang Camilla. Dalam foto tersebut, Pangeran William terlihat berdiri di antara ayah dan istrinya Kate Middleton. Mereka semua menatap lurus ke kamera dan tersenyum.

Merespons foto itu, netizen mengomentari bahwa tampaknya Charles menyembunyikan jari besarnya yang seperti sosis yang sempat viral beberapa waktu lalu.

"Charles melihat netizen banyak membicarakan jari-jarinya dan dia kemudian menyembunyikan tangannya," cuit netizen di Twitter.

"Charles menyembunyikan jari sosisnya," cuit yang lain.

Jari yang bengkak dialami Charles selama bertahun-tahun. Ia sendiri pernah bercanda dengan menyebut jarinya sebagai "jari sosis" pada 2012 saat melakukan kunjungan di Australia.

Dr. Gareth Nye, dosen senior di University of Chester, memberi penjelasan secara medis mengenai apa yang terjadi pada jari Charles. Menurutnya, banyak kondisi yang dapat menyebabkan jari terlihat kembung, namun beberapa penyakit diduga menjadi penyebabnya, seperti edema atau retensi cairan.

“Oedema adalah suatu kondisi di mana tubuh mulai menahan cairan di anggota badan, biasanya di kaki dan pergelangan kaki, tetapi juga di jari-jari, yang menyebabkannya membengkak,” kata Dr. Nye kepada Daily Star. “Oedema adalah kondisi umum dan kebanyakan menyerang orang berusia di atas 65 tahun karena kemampuan untuk mengontrol cairan menjadi terbatas,” ungkapnya.

 

Penulis : Binsar Hutapea
Editor: Binsar Hutapea
Berita Terkait