Kontroversi IMA 2015

Angel Pieters Menang IMA 2015 Tanpa Masuk Nominasi, Pongki Barata dan Glenn Fredly Meradang

Ari Kurniawan Rabu, 20 Mei 2015 08:59:32
Angel Pieters (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - PERHELATAN Indonesian Movie Award (IMA) 2015 yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (18/5) malam lalu meninggalkan tanda tanya besar.

Ini terkait kemenangan alumni Idola Cilik, Angel Pieters, di kategori Soundtrack Terfavorit lewat lagu "Indonesia Negeri Kita Bersama" yang ada di film "Di Balik 98" produksi MNC Pictures.

Lagu tersebut adalah ciptaan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, yang tak lain adalah istri dari pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

Awalnya tidak banyak yang menyadari bahwa sesungguhnya nama Angel tidak masuk dalam daftar nominasi yang dirilis panitia IMA 2015.

Nama-nama yang masuk nominasi Soundtrack Terfavorit adalah Glenn Fredly (Tinggikan), Saint Loco (Di Balik Istana), Pongki Barata (Seluas Itu), Mahadewa (Immortal Love Song), dan Anggun (Fly My Eagle).

Bagaimana bisa nama yang tak masuk nominasi tiba-tiba dipanggil sebagai pemenang dan mendapatkan piala? Misteri inilah yang tengah ramai diperbincangkan oleh netizen di dunia maya.

Pongki Barata yang namanya masuk dalam nominasi, mengungkapkan kekecewaan sekaligus perasaan bingungnya di akun twitter.

"Jangan salah sangka. Ini bukan masalah menang atau kalah. Aku hanya ingin orang-orang tahu kalau hal ini terjadi di Indonesia, di TV yang saya hormati. Saya tidak memasalahkan lagu ciptaan siapa, penyanyinya siapa. Yang saya tanyakan: Pemenangnya di luar nominasi yang ada!" cuit mantan personel Jikustik itu.

Hal senada juga diutarakan nomitator lainnya, Glenn Fredly. Lewat twitter, Glenn mempertanyakan mekanisme voting yang melibatkan SMS dari masyarakat.

"Sangat menanti penjelasan dari @OfficialRCTI panitia Indonesian Movie Award tentang kisruh pemenang soundtrack, krn ada partisipasi sms.." tulis Glenn.

(ari/gur)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.