Gandeng Dompet Dhuafa, Film "Ketika Mas Gagah Pergi 2" Ajak Masyarakat Sedekah Tiket

Redaksi Kamis, 2 Juni 2016 09:30:17
Para pemain Ketika Mas Gagah Pergi (SenoSusanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) 2 mengajak publik beramal melalui program Sedekah Tiket.

Melalui program Sedekah Tiket diharapkan akan lebih banyak anak-anak Indonesia yang dapat terinspirasi dan memiliki kehidupan yang lebih baik.

“Kami menggandeng Dompet Dhuafa dalam program Sedekah Tiket ini. Melalui program ini kami mengajak publik untuk bersedekah dengan cara yang unik dan berbeda, yakni dengan membeli tiket untuk anak-anak Indonesia yang kurang mampu dan keluarga dhuafa,” kata Helvy Tiana Rosa, penulis novel Ketika Mas Gagah Pergi dalam siaran pers yang diterima tabloidbintang.com.

Sebanyak 500 ribu orang ditargetkan menjadi penerima manfaat program ini yang tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia, utamanya yang terdapat bioskop.

Para penerima manfaat yakni berasal dari panti asuhan, rumah singgah, sekolah dhuafa, sekolah masjid terminal Depok, dan keluarga dhuafa lainnya.

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi mendukung film Indonesia yang memiliki pesan-pesan kebaikan. Berangkat dari kepedulian terhadap maraknya film-film Indonesia yang minim akan pesan-pesan kebaikan, hadirnya film KMGP 2 dinilai sebagai pelepas dahaga dan pembawa nilai positif khususnya bagi generasi muda.

“Dengan kesamaan nilai-nilai inilah Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan turut mendukung film KMGP 2 melalui program Sedekah Tiket,” jelas Ahmad.

Ahmad menambahkan, program ini difokuskan agar anak-anak kurang mampu dan dhuafa di Indonesia juga bisa mendapatkan hiburan berupa tontonan yang menginspirasi dan bermanfaat bagi kehidupan mereka.

Program Sedekah Tiket berlangsung sejak hari ini hingga film KMGP 2 diluncurkan sekitar bulan Agustus atau September 2016. Donasi bisa dilakukan melalui konter-konter Dompet Dhuafa.

 

(pr/gur)

 

Penulis Redaksi
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.