Surga Yang Tak Dirindukan 2 Raih 1,3 Juta Penonton. Manoj Punjabi: Ini Awal yang Baik!

Wayan Diananto Sabtu, 25 Pebruari 2017 13:30:45
Produser film Surga Yang Tak Dirindukan 2, Manoj Punjabi (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Film Indonesia kini punya raja baru di tangga box office. Film Surga Yang Tak Dirindukan 2 berhasil menggulingkan Promise dari puncak box office. Karya Hanung Bramantyo itu berhasil mengumpulkan lebih dari 1,3 juta penonton. 

Produser film Surga Yang Tak Dirindukan 2, Manoj Punjabi mengatakan, box office sebenarnya bukan hal baru baginya. Ia pernah mencetak box office lebih dahsyat lewat Ayat-ayat Cinta (3,7 juta penonton) serta Habibie & Ainun (4,55 juta penonton lebih). Meski demikian, prestasi Surga Yang Tak Dirindukan 2 tetap istimewa dan layak diapresiasi.

“Ini enggak gampang. Pencapaian ini melewati kerja keras pemain dan kru. Yang kami perhatikan selama menggarap Surga Yang Tak Dirindukan 2 tidak hanya konten cerita tapi juga strategi promosi,” ungkap Manoj Punjadi di Jakarta, pekan ini. Dengan jumlah penonton 1,3 juta, Surga Yang Tak Dirindukan 2 makin jauh meninggalkan Promise yang kini berada di peringkat runner up bersama 655 ribu penonton.

Manoj mengatakan, Surga Yang Tak Dirindukan 2 merupakan momen menggembirakan bagi MD Pictures. Dengan meledaknya Surga Yang Tak Dirindukan 2, maka MD Pictures telah menempatkan dua film di tangga box office. Sebelumnya, Security Ugal-ugalan diam-diam meraup 560 ribu penonton lebih.

“Setelah Security Ugal-ugalan kini Surga Yang Tak Dirindukan 2 bertengger di puncak daftar film Indonesia terlaris. Buat saya ini bukan sekadar bagaimana mengumpulkan penonton sebanyak-banyaknya. Ini soal bagaimana MD Pictures memberikan dedikasi kepada industri layar lebar dengan menyerap penonton ke bioskop. Ini bukti keseriusan kami,” pungkasnya.

(wyn/yb)

Penulis Wayan Diananto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.