ANTV Hadirkan Dua Bintang 'Lonceng Cinta' dalam Serial Nadin, Kolaborasi dengan Dewi Perssik

Supriyanto Senin, 27 Maret 2017 20:00:01
Dewi Perssik - Arjit Taneja (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Stasiun televisi ANTV kembali membuat terobosan menarik, kolaborasi artis India dan Indonesia dalam serial terbaru 'Nadin' yang akan tayang mulai 29 Maret 2017 tiap malam pukul 20.30 WIB di ANTV.

Bintang India, Arjit Taneja dan Mrunal Thakur akan beradu akting dengan artis Indonesia seperti Dewi Perssik, Bucek Depp dan Mathias Muchus. Mereka akan terlibat dalam serial Nadin yang disutradarai oleh Sridhar Jetty produksi Multivision Plus.

Menurut Monica Desideria (GM Marketing Communications ANTV), kehadiran kedua serial terbaru ANTV merupakan langkah nyata komitmen ANTV yang konsisten menghadirkan serial drama terbaik dari berbagai negara dan mengembangkan serial negeri sendiri dengan warna yang berbeda untuk pemirsa televisi Indonesia.

Dewi Perssik (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Dewi Perssik (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Menurut Monica, Nadin punya cerita yang kuat dan berbeda dari serial india yang pernah dihadirkan ANTV.

"Cerita agak berbeda dari kemarin yang tampil. Tokoh wanita lebih smart, bukan yang termehek-mehek terus. Seru banget, ini berbeda banget karena tokoh wanitanya kuat," ucap Monica Desideria dalam jumpa pers di Studio 2 ANTV, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/3).

Mantan presenter program olahraga itu menambahkan, kolaborasi dua bintang Lonceng Cinta dengan aktor Indonesia menjadi warna baru dalam industri pertelevisian.

"Sementara itu melalui cerita Nadin, ANTV mengembangkan serial negri sendiri melalui sinergi 2 idola pemirsa Lonceng Cinta Arjit-Mrunal dengan aktor aktris Indonesia, seperti Dewi Perssik, Bucek, dan Mathias Muchus”, kata Monica Desideria.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.