Produser Siap Wujudkan Keinginan Joe Taslim Datangkan Vin Diesel

Ari Kurniawan Selasa, 9 Mei 2017 06:45:18
Joe Taslim bintangi film Surat Kecil Untuk Tuhan. (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Baru-baru ini Joe Taslim mengutarakan harapan besarnya terkait rencana penayangan film barunya, Surat Kecil Untuk Tuhan.

Joe Taslim ingin agar teman-temannya saat syuting film Fast & Fourius, seperti Vin Diesel, Dwayne Johnson, Jason Statham, dan Michelle Rodriguez, bisa datang ke Indonesia dan ikut menyaksikan.

Harapan itu terkesan seperti mimpi yang sulit terwujud. Joe Taslim mengakui, mendatangkan Vin Diesel dan kawan-kawan tidak akan mudah. 

Ternyata harapan Joe Taslim didengar pihak Falcon Pictures. Sebagai bentuk usaha serius untuk mewujudkan keinginan Joe Taslim, Frederica selaku produser berencana mengirim undangan resmi ke artis-artis Hollywood tersebut.

"Falcon Pictures akan berusaha agar baik Vin Diesel, Dwayne Johnson, Jason Statham, atau yang lainnya bisa menonton film Surat Kecil Untuk Tuhan di Indonesia. Mudah-mudahan mereka berkenan dan jadwalnya bisa, ya," ungkapnya, Senin (8/5).

Andai Vin Diesel dan teman-temannya benar datang ke Indonesia, tentu akan jadi kebanggan besar bagi Falcon Pictures dan orang-orang yang terlibat dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan.

"Meski mereka aktor laga, namun film Surat Kecil Untuk Tuhan yang mengangkat tema Human Trafficking, penjualan organ tubuh sudah menjadi permasalahan global. Saya rasa dari sisi humanis mereka juga akan tersentuh. Dan saya yakin film ini akan membangkitkan kepedulian mereka," kata Frederica.

Film Surat Kecil Untuk Tuhan akan mulai ditayangkan Lebaran mendatang. Selain Joe Taslim, film ini dibintangi oleh Bunga Citra Lestari, Aura Kasih, Lukman Sardi, Ben Joshua, Maudy Koesnaedi, dan beberapa artis cilik.

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.