The Sacred Riana ASIAs GOT TALENT 2 Nyaman Dengan Konsep Horor

Rizki Adis Abeba Selasa, 14 November 2017 14:30:25
The Sacred Riana (Ryan Muhjani / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Panggung Asia's Got Talent yang gemerlap berubah menjadi horor ketika seorang peserta muncul menampilkan trik sulap ilusi bernuansa mistis. Dialah The Sacred Riana, ilusionis wanita asal Indonesia yang sukses membuat David Foster, Anggun C. Sasmi, dan Jay Park bergidik melihat aksinya.

The Sacred Riana tampil dengan wajah pucat dan sebagian besar tertutup rambut, mengenakan busana hitam putih seperti seragam sekolah di Jepang, dan membawa boneka dengan baju yang sama dengannya namun rambut boneka terlihat berantakan.

Dengan penampilan yang sama, Riana muncul di acara jumpa pers perkenalan empat peserta Asia's Got Talent asal Indonesia pada Senin (13/11) di kawasan Senayan.

Karena Riana tidak mengucapkan sepatah kata pun, sesi tanya jawab diwakilkan pada sang manajer, Bow. Menurut Bow, konsep The Sacred Riana yang misterius seperti itu memang menyesuaikan dengan karakter asli Riana. “Kenapa memilih konsep horor, ini berangkat dari karakter aslinya Riana. Dia memang suka seuatu yang berbau horor dan misterius. Dia sangat menyukai film-film horor. Dan kebetulan hal-hal yang menyeramkan dan berbau mistis ternyata banyak disukai, karena orang Indonesia dekat dengan hal-hal seperti itu,” urai Bow.

Melihat langsung penampilan The Sacred Riana, kami turut merasakan aura mistis dan horor gadis berambut panjang itu. Di saat finalis lain tampil dengan aura bahagia, Riana terus menunduk, berjalan dengan kaku tanpa tersenyum, tanpa berkata-kata.

Saking horornya, para fotografer tidak berani meminta ia berpose ketika difoto. Yang pasti ia terus menunduk dan membisu. Riana tampak nyaman, sedangkan kami bertanya-tanya, “Apa enggak pegal, terus-terusan seperti itu?” hehehe.

(riz/ray)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Panditio Rayendra
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.