Surat untuk Payung Teduh dari Pusakata and The Panganans

Nanda Indri Hadiyanti Senin, 5 Maret 2018 14:40:58
Istiqamah Djamad Pusakata (Ryan Muhjani / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Muhammad Istiqamah Djamad atau yang dikenal dengan nama Is, kembali tampil dengan imej barunya.

Di atas salah satu panggung Java Jazz Festival 2018, Is tak lagi tampil bersama Payung Teduh, melainkan tampil sebagai Pusakata bersama band pengiring yang bernama The Panganans. 

Minggu (4/3), Pusakata and The Panganans membawakan beberapa lagu, seperti Di Atas Senja, Menuju Senja dan lagu yang menjadi soundtrack Ayat Ayat Cinta 2, Di Antara Pepohonan. 

"Gue tahu kalian masih menyesuaikan dengan aransemen ini, kelihatan dari muka lo pada nahan, tapi udah lah lepasin aja ini jazz man, " kata Is di panggung MLD Buss Stage, yang terletak di ruang terbuka, JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Istiqamah Djamad Pusakata di Java Jazz, Minggu (4/3), Pusakata and The Panganans(Nanda / tabloidbintang.com)
Istiqamah Djamad Pusakata di Java Jazz, Minggu (4/3), Pusakata and The Panganans(Nanda / tabloidbintang.com)

Yang menarik, di salah satu lagu, Is menyematkan pesan untuk kawan-kawannya di Payung Teduh. Entah apa maksudnya, dia mengatakan lagu yang akan dibawakannya adalah surat untuk teman-teman di band lamannya tersebut. 

"Muram adalah surat saya untuk teman-teman saya di Payung Teduh," ujar pria berambut kribo itu. 

Selebihnya, Is yang kini menggunakan nama Pusakata and The Panganans itu tetap membawakan lagu-lagunya dengan apa adanya, yang terdengar lebih jazzy. 

Meski begitu, Pusakata and The Panganans tetap menyenangkan hati penonton dengan membawakan lagu Akad sebagai penutup penampilan mereka. 

(nda / gur)


Penulis Nanda Indri Hadiyanti
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore