Deddy Corbuzier Dipanggil KPI Pusat, Ada Apa?

Nanda Indri Hadiyanti Senin, 12 Maret 2018 19:30:23
Deddy Corbuzier mendapat penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia. (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Deddy Corbuzier mendapat penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat, setelah mengungkapkan pandangannya tentang acara-acara alay di televisi. Dia mengunggah momen saat dirinya berada di kantor KPI Pusat untuk menerima penghargaan sekaligus berbicara soal kualitas tayangan di televisi Indonesia. 

"Today 12:03:18. Menjadi satu2 nya publik figure yang diberikan penghargaan dan diminta untuk memberikan pendapat tentang tayangan TV oleh @kpipusat hari ini adalah sebuah kebanggaan juga kesempatan tuk bicara tentang kenyataan. Kenyataan bahwa haruskah kita Menuhankan Rating? Bila lembaga nya sendiri tidak jelas? Haruskah kita membiarkan acara acara yang merusak masa depan anak anak kita tetap menjadi pilihan tontonan? There is a Hope," tulis Deddy Corbuzier, Senin (12/3). 

Deddy Corbuzier mendapat penghargaan KPI. (Instagram)
Deddy Corbuzier mendapat penghargaan KPI. (Instagram)

Melihat aksi Deddy Corbuzier yang memperjuangkan kualitas acara televisi agar tak dipenuhi acara alay, membuatnya banyak didukung netizen. Netizen memberikan dukungan pada ayah Azkanio Corbuzier itu untuk memperjuangkan televisi Indonesia bebas dari acara alay. 

"Mantap om semoga acara TV Indonesia bebas dari acara alay yang tidak mendidik," kata salah satu netizen. 

"Totally agree, biar anak-anak penerus bangsa ga kebanyakan drama, ga alay. Banyakin acara edukasi kayak tahun 90-an dulu," kata netizen lainnya. 

Deddy Corbuzier mendapat penghargaan KPI. (Instagram)
Deddy Corbuzier mendapat penghargaan KPI. (Instagram)

(nda / bin)

Penulis Nanda Indri Hadiyanti
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.