Waldjinah Berharap Pengelola Stasiun TV Memberi Tempat untuk Musik Keroncong

Altov Johar Rabu, 14 Maret 2018 19:20:31
Waldjinah (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Waldjinah sempat tak bisa bangun selama sembilan bulan dan berat badannya turun drastis. Kini, penyanyi keroncong legendaris itu sudah membaik dan menjalani akfifitas dengan kursi roda sebagai pembina orkes keroncong Bintang Surakarta.

Di usia 72 tahun, Waldjinah masih memperhatikan masadepam musik keroncong. Menurutnya, industri hiburan khususnya televisi kurang kurang mengeksplor musik keroncong.

Waldjinah (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)
Waldjinah (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)

"Waktu itu melihat di TVRI. Ada di TV apa lagi ya waktu itu, tapi iringannya itu keroncongnya amburadul. Pakemnya keroncongnya harus ditonjolkan," ujar Waldjinah di peluncuran keyboard Yamaha PSR-S975 dan PSR-S77, Yamaha Musik, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Pelantun Walang Kekek itu pun berharap, televisi bisa memberikan tempat untuk keroncong yang mukai jarang terdengar.

Waldjinah (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)
Waldjinah (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)

"Kita harapkan (televisi tidak lupakan keroncong) begitu. Saya sudah sampai Umur 72 masih berjalan royo-royo. Bagaimana caranya untuk keroncong maju terus," kata Waldjinah sambil tersenyum.

Apalagi maestro musik keroncong mulai berkurang, memengaruhi perkembangan musik keroncong.

"Pak Gesang sudah meninggal, Pak Ismanto sudah meninggal, Waluyo sudah meninggal, untuk keroncong kurang sekali," pungkas Waldjinah.

(pri/ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.