Siapkan Strategi, Abdul dan Maria Optimistis Raih Juara Indonesian Idol 2018

Altov Johar Senin, 16 April 2018 20:10:23
Abdul dan Maria menjadi kontestan yang lolos ke babak Grand Final Indonesian Idol 2018. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Abdul dan Maria menjadi kontestan yang lolos ke babak Grand Final Indonesian Idol 2018. Mereka akan bersaing malam nanti untuk memperebutkan gelar juara Indonesian Idol.

Strategi yang baik disiapkan Abdul dan Maria berlaga di babak ini. Lantas strategi apa saja yang dipersiapkan kedua finalis tersebut, demi meraih mahkota tertinggi Indonesian Idol?

Abdul (Seno/tabloidbintang.com)
Abdul (Seno/tabloidbintang.com)

"Kalau untuk strategi yang jelas kami sudah pasti beda, karena dari suara saja, warna ciri khas sudah beda banget. Jadi yang pasti strategi yang paling berpengaruh pemilihan lagu," ujar Abdul.

Pemilihan lagu rupanya menjadi strategi yang dipersiapkan Maria. Selain itu dia juga menjaga kondisi badan, demi memberikan penampilan sempurna di babak grand final.

"Strategi sama juga tentang pemilihan lagu, tentang gimana jaga kesehatan juga sudah pasti," imbuh Maria.

Menurut Abdul dan Maria, tak ada alasan untuk tidak memberikan penampilan terbaik di babak final. Berhasil lolos ke babak puncak, keduanya optimistis membawa pulang gelar juara Indonesian idol.

Maria (Seno/tabloidbintang.com)
Maria (Seno/tabloidbintang.com)

"Ini bukan tahap yang main-main lagi. Jadi kalau yakin pasti yakin sepenuhnya 100 persen, harus yakin. Jadi 100 persen sih (yakin)," kata Abdul. 

"Sama sih, 100 persen juga harus yakin," timpal Maria.

Grand Final 2018 digelar sebanyak dua kali, di mana hasil dari babak ini baru akan diumumkan pada 23 April 2018. Apakah Abdul atau Maria yang akan menyabdang gelar The Nex Indonesian Idol?

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.