Berkisah Tentang Pelakor, Lagu Tata Janeeta dan Maia Estianty Mendulang Sukses

Nanda Indri Hadiyanti Selasa, 17 April 2018 17:30:23
Tata Janeeta berkolaborasi dengan Maia Estianty. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Lagu kolaborasi Tata Janeeta dan Maia Estianty yang berjudul "Sang Penggoda" mendulang sukses besar. Dirilis 11 April lalu, lagu itu kini menduduki puncak tangga lagu iTunes Indonesia. 

Untuk itu, lewat unggahan Instagramnya, mantan istri Ahmad Dhani itu mengucapkan terima kasih untuk semua yang telah mendukung karyanya bersama Tata Janeeta. 

"Halo semuanya, saya Maia Estianty dan @duljaelani mengucapkan terima kasih untuk semua yg sudah download lagu 'Sang Penggoda' di iTunes sampai ada di peringkat 1 dalam waktu 2 hari," tulis Maia Estianty, Selasa (17/4). 

Video klip Sang Penggoda telah ditonton lebih dari 2 juta kali. (YouTube)
Video klip Sang Penggoda telah ditonton lebih dari 2 juta kali. (YouTube)

Tak cuma itu, tiga hari setelah perilisan secara digital, Tata Janeeta dan Maia Estianty juga merilis video klip lagu "Sang Penggoda". Hanya dalam waktu kurang dari satu pekan, lagu bertemakan pelakor alias perebut laki orang itu sudah mengumpulkan dua juta viewers di YouTube. Ibu Al Ghazali, El Rumi, dan Dul itu juga mengucapkan terima kasih untuk yang telah menonton video klip lagu tersebut. 

"Dan terima kasih juga yang sudah nonton klipnya di YouTube, sekarang sudah 1,5 juta viewers dalam 3 hari. Semoga jadi no. 1 trending topic di YouTube. Thank you ya," tulis Maia Estianty di unggahannya itu. 

Lagu tersebut menceritakan tentang seorang wanita yang melepaskan pasangannya karena tergoda oleh wanita lain. Tata Janeeta sebagai pencipta lagu mengatakan, lagu itu dibuat karena terinsoirasi kisah hidup Sarita Abdul Mukti, saat sang suami, Faisal Harris lebih memilih wanita lain, yang tak lain artis cantik Jennifer Dunn. 

(nda/bin)

Penulis Nanda Indri Hadiyanti
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.