Kolaborasi Afgan - Isyana - Rendy Pandugo Tembus 10 Besar di 3 Negara Ini

Altov Johar Senin, 30 April 2018 05:00:48
Rendy Pandugo, Isyana Sarasvati, Afgan (Sisil Kaban / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebulan dirilis, single kolaborasi Afgan, Isyana sarasvati dan Rendy Pandugo, langsung mendapat respon positif penikmat musik Indonesia. Terbukti karya mereka terpilih sebagai lagu kolaborasi paling ngetop versi SCTV Music Awards 2018.

Nyatanya bukan hanya untuk skala nasional, lagu kolaborasi Afgan, Isyana dan Rendy Pandugo yang berjudul Heaven, juga mendapat respon positif di luar negeri. Setidaknya di Negara Taiwan, Vietnam serta Srilanka.

"Katanya sih udah masuk top 10 di chart beberapa negara. Kita juga enggak nyangka kenapa lagu ini bisa masuk," ujar Afgan di Studio Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (27/4) malam.

Afgan tak menyangka lagu itu bisa sampai ke luar negeri. Menurutnya, semua tak lepas lantaran perkembangan teknologi yang kini sudah pesat.

Rendy Pandugo, Isyana Sarasvati, Afgan (Sisil Kaban / tabloidbintang.com)
Rendy Pandugo, Isyana Sarasvati, Afgan (Sisil Kaban / tabloidbintang.com)

"Enggak nyangka kok bisa sampai sana, mungkin karena sekarang semua serba digital ya. Jadi bisa sampai ke telinga orang," imbuhnya.

Afgan menambahkan, single kolaborasi ini terbilang yang paling cepat mendapat respon masyarakat. Karakter Afgan, Isyana dan Rendy Pandugo yang berbeda, justru menghasilkan karya yang disukai masyarakat.

"Ini yang paling cepat responnya. Ini sebenarnya kolaborasi yang tidak terduga. Aku, Isyana dan Rendy Pandugo itu beda semua musiknya. Jadi ini tiga elemen yang berbeda," pungkas Afgan. 

(tov/ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.