Sinopsis Tiada Hari Yang Tak Indah Hari Ini Jumat 18 Mei 2018 Episode 3

Andira Putri Jumat, 18 Mei 2018 14:40:43
Sinopsis Tiada Hari Yang Tak Indah Hari Ini Jumat 18 Mei 2018 Episode 3

TABLOIDBINTANG.COM - Berikut sinopsis Tiada Hari Yang Tak Indah hari ini, Jumat 18 Mei 2018.

Kemuning kembali mengajak Anton ke rumahnya. Anton bersemangat dan mengaku siap menaklukan Abah. Sayang, usahanya gagal lagi.

Anton tidak bisa menjawab pertanyaan Abah soal rukun sholat. Sikap Abah kepada Anton membuat Kemuning gusar. Kemuning merasa Abah terlalu mencari kekurangan seseorang.

Reaksi berbeda ditunjukan oleh Melati dan Cempaka. Mereka justru mendukung sikap Abah. Mereka tidak suka dengan Anton. Mereka menganggap Anton tidak sopan dan bisa merusak Kemuning.

Kemuning mengadukan masalahnya kepada Bu Ratna. Bagi Kemuning, Bu Ratna sudah seperti ibu kandungnya. Kemuning juga satu-satunya orang yang setuju Abah menikahi Bu Ratna. Sementara Melati dan Cempaka tidak setuju.

Sinopsis Tiada Hari Yang Tak Indah hari ini, Jumat 18 Mei 2018.

Abah menghampiri Bu Ratna sambil membawa telur. Abah menitipkan telur tersebut untuk dijual Bu Ratna. Bu Ratna lalu meminta hubungan mereka tidak berlanjut ke jenjang serius. Bu Ratna tidak ingin Abah terlibat konflik dengan putri-putrinya.

Sikap Abah kepada Anton seketika berubah lebih baik. Melati dan Cempaka heran sekaligus geregetan melihatnya. Mereka pun memprotes perubahan sikap Abah.

Abah ingin mendapat dukungan dari Cempaka. Karena itu, Abah menyanggupi pembelian 3 motor bekas untuk teman-teman Cempaka. Mereka menggunakan motor agar bisa menjadi tukang ojek. Melati kemudian meminta Cempaka untuk tidak mengubah pendiriannya.

Demikian sinopsis Tiada Hari Yang Tak Indah hari ini, Jumat 18 Mei 2018.
 
(dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.