Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Selasa 15 Januari 2019 Episode 9

Panditio Rayendra Selasa, 15 Januari 2019 16:40:19
Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Selasa 15 Januari 2019 Episode 9

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Selasa 15 Januari 2019 Episode 9.

Di tepi jalan, Sinta dan Raju (Reza) memandangi mobil Dharma yang telah terbakar. Mereka tersenyum puas karena mereka pikir mereka telah membunuh salah satu keturunan Rendra. Namun, di saat yang bersamaan tiba tiba Raju melihat ada yang sesuatu yang terjatuh dari jalanan, setelah ia cek yaitu bunga maheena, Raju pun mengambilnya dan segera bergegas kembali ke samping Sinta. Sinta memerintahkan Raju untuk menyimpan baik baik bunga itu lalu Sinta memutuskan untuk kembali ke kediaman Dharma, karena takut ada yang mencurigainya.

Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Selasa 15 Januari 2019 Episode 9.

Naagraj, Erin, Ningsih, dan Rama mencurigai Sinta telah mengambil bunga maheena yang hilang. Mereka pun menggedor pintu kamar Sinta. Namun setelah diperiksa mereka tidak menemukan adanya bunga maheena di kamar Sinta. Kemudian Rama dan Erin bergegas mencari ayahnya keluar. Setelah beberapa saat di jalan, mereka bertemu Raju. Rama memberhentikan mobilnya dan menanyakan soal ayahnya kepada Raju. Raju mengelak agar mereka tidak mencurigainya.

Mobil ambulance dan polisi sudah disekeliling mobil Dharma yang terbakar. Petugas mengabarkan kepada Ningsih bahwa Dharma sudah meninggal. Seketika Ningsih jatuh pingsan. Jenazah Dharma dimakamkan di Semarang, semua tampak hadir mengikuti prosesi pemakaman Dharma. Setelah semua sedang berada di rumah, tiba-tiba polisi datang memberi kabar bahwa Dharma mati bukan karena kecelakaan semata, namun ada bisa ular di tubuhnya.

Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Selasa 15 Januari 2019 Episode 9.

(ray/ray)

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.