Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Hari Ini Rabu 21 Mei 2019

Binsar Hutapea Rabu, 22 Mei 2019 15:12:40
Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Hari Ini Rabu 21 Mei 2019

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV hari ini Rabu 21 Mei 2019.

Ustadz Anam teringat kata-kata Chacha kalau Rifa suka padanya. Anam jadi tersenyum sendiri, namun dia juga ingat ketika Ustadzah Maemunah juga sepertinya meyukainya. Ustadz Anam akhirnya menyerahkan semua keputusan pada Allah.

Di kamarnya, Rifa juga memikirkan Ustadz Anam. Namun Rifa buru-buru menghilangkan pikiran tentang Anam, karena Rifa tahu kalau Ustadzah Maemunah suka pada Anam. Akhirnya Rifa salat  istikarah.

Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV hari ini Rabu 21 Mei 2019.

Arum tiba di sekolah, namun dihadang siswa-siswa yang lain. Mereka menuntut Arum untuk minta maaf dan meminta Bu Tatik mencabut laporan soal bu Ririn. Arum kesal marah-marah. Siswa kemudian melempari Arum dengan telur. Rifa datang langsung membela Arum. Arum malah menuduh Rifa berakting padahal itu semua suruhan Rifa. Lina
yang kesal akhirnya mengaku kalau dia yang menggerakan siswa menghadang Arum. Dan menuntut Arum dan Bu Tatik minta maaf dan mencabut laporannya atas Bu Ririn.

Arum yang kesal akhirnya pulang meskipun Rifa berhasil menenangkan teman- temannya. Di rumah, Bu Tatik kaget melihat Arum. Arum cerita kejadian di sekolah. Bu Tatik marah dan bergegas ke sekolah.

Kepala sekolah dan Bu Ririn terlibat pembicaraan serius. Kepala sekolah menyarankan bu Ririn mundur dari sekolah jika tidak akan bermasalah dengan Bu Tatik. Bu Ririn menegaskan kalau dia bersedia mundur asalkan Bu Tatik mencabut laporannya.

Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV hari ini Rabu 21 Mei 2019.

(bin/bin)

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.