Sinopsis Menembus Mata Bathin The Series Hari Ini Senin 17 Juni 2019 Episode 262

Panditio Rayendra Senin, 17 Juni 2019 12:00:16
Sinopsis Menembus Mata Bathin The Series ANTV Hari Ini Senin 17 Juni 2019 Episode 262

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Menembus Mata Bathin The Series ANTV Hari Ini Senin 17 Juni 2019 Episode 262

WARISAN PEMBAWA PETAKA AKIBAT TULAH JARI MANIS JENAZAH

DASIMAH, baru saja meninggal, dan mewariskan toko emas Kemilau miliknya pada DEWI, anak bungsunya, karena selama ini memang Dewi yang mengelola toko emas itu. Namun, EKO, anak sulung Dasimah, yang selama ini kerjanya hanya berfoya foya, berniat merebut toko emas itu. Dewi dan suaminya, HERMAN, tentu saja menolak toko itu dikuasai sendiri oleh Eko, karena bagaimana pun itu adalah amanah ibu mereka.

Eko mencelakai Herman karena dianggap jadi penghalang niatnya. Tapi ternyata, Herman tidak meninggal, hanya luka berat sehingga Herman membutuhkan biaya besar untuk operasi. Eko bersedia membiaya Herman, dengan catatan Dewi harus menandatangani surat kuasa ahli waris. Dewi dilema, antara nyawa suaminya atau amanah toko emas ibunya.

Dengan bantuan seorang dukun, Eko mencari jari manis pengantin yang baru saja menikah. Kebetulan makam pengantin yang dicari Eko, dimakamkan di dekat kuburan Dasimah. Malam Jumat, Eko melakukan penggalian dan berhasil mengambil jari manis jenazah pengantin itu. Sejak itu Herman dan Dewi bersama Tiara anaknya, sering dihantui sosok perempuan tanpa jari manis. Herman bahkan meninggal.

Eko pun berhasil merebut toko emas warisan ibunya. Dewi menjadi kuli panggul di pasar karena tidak punya uang lagi dan tidak mendapat jatah uang dari toko emas Kemilau. Dewi bertemu dengan FARAH, teman lama Dasima, sekaligus langganan toko emas Kemilau. Farah yang prihatin dengan kondisi Dewi dan anaknya, mengajak Dewi membuka toko emas lagi. Farah bersedia memodali usaha bersama itu. Meski tokonya lebih kecil, ternyata semua pelanggan toko emas Kemilau yang mengenal Dewi banyak yang pindah ke sana.

Eko meradang, arwah DIANA, jenazah yang jari manisnya diambil Eko, ditugasi untuk menghancurkan usaha Diana. Toko emas Dewi tiba tiba sepi, seluruh pembeli seperti ditarik tarik oleh Diana ke toko Kemilau. Tapi DILLA, anak Eko membantu Dewi jualan, sehingga beberapa orang datang membeli. Eko tidak terima, dia melakukan lagi rutual untuk memanfaatkan Diana. Tiba tiba emas emas yang sudah terjual berubah menjadi kelabang, ular dan kalajengking.

Pembeli heboh dan minta ganti rugi ke Toko Emas Dewi. Eko memanfaatkan kesempatan itu untuk menuduh Dewi melakukan pesugihan. Warga percaya, toko emas Dewi pun hancur dilempar warga. Rumah Dewi didatangi orang, Eko lagi lagi berpura pura baik menawarkan pada Dewi untuk membantu menyelesaikan utang yang melilit Dewi karena kerugian toko emas miliknya, dengan syarat, Dewi menyerahkan rumah yang dia tempati, yang juga milik orang tua mereka.

Dewi tidak punya pilihan. Dia pun keluar dari rumah bersama anaknya. Dewi menjadi petugas kebersihan, hingga akhirnya bekerja di toko busana muslim, milik kenalannya. Sementara toko emas Kemilau semakin ramai karena tidak ada saingan ditambah pesugihan jari manis jenazah. Namun, Eko dan SISKA istrinya terlena dengan kekayaan, sehingga lupa melakukan ritual. Emas emas yang mereka jual menjadi kelabang dan ular. Apa yang dulu terjadi pada Dewi berbalik padanya, toko emas mereka bahkan terbakar, rumah yang mereka tempati pun dijual untuk membayar ganti rugi pembeli emasnya.***

PEMAIN Menembus Mata Bathin The Series ANTV Hari Ini Senin 17 Juni 2019 Episode 262

1.            Linda Ramadhanti sebagai Dewi

2.            Ferry Ardiansyah sebagai Eko

3.            Puy Brahmantya sebagai Siska

4.            Erman Sendja sebagai Herman

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.