Sinopsis Anak Langit SCTV Hari Ini Rabu 18 September 2019

Binsar Hutapea Rabu, 18 September 2019 14:45:23
Sinopsis Anak Langit SCTV Hari Ini Rabu 18 September 2019

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Anak Langit SCTV Hari Ini Rabu 18 September 2019.

Hiro terima telpon dari Rimba. Rimba kasih tahu apa yang terjadi dengan Uli. Hiro ikut cemas, lalu mereka janji bertemu dekat rumah Dhani. Setelah tutup telepon, Hiro pamit ke Maira dan cerita soal Uli. Maira pengin ikut.

Hiro membonceng Maira di jalanan.  Maira tanya soal teman-teman Hiro yang nekat menyelinap ke rumah Selina. Hiro bilang dia tak minta, itu inisiatif mereka sendiri karena mereka tidak percaya pada Selina. "Oh ya, aku mau cerita soal Erland ke kamu?"kata Maira. Hiro tanya soal apa.  Maira bilang nanti saja. Hiro penasaran, tapi Maira tetap bilang nanti saja.

Sinopsis Anak Langit SCTV Hari Ini Rabu 18 September 2019

Rimba, Angie, Mawar, dan Bobby tampak sudah menunggu. Tidak lama kemudian Hiro dan Maira datang. Mawar langsung minta maaf karena mengacaukan semuanya. Tadi Mawar tak sengaja menyenggol pot bunga.

Hiro dan Maira masuk ke rumah Dhani. Erland kaget. Dia khawatir Maira curiga Erland berbohong mau berubah jadi orang baik. Ketika itu Hiro salam dan tetap bersikap santun pada Dhani dan Erland.

Angie cemas karena Uli tidak ada jawab SMS dari dia. Semua makin cemas, Rimba nekat bilang telepon saja.  Awalnya semua ragu, takut ketahuan. Dhani lalu muncul dan bergabung dengan Erland dan Maira.. Dhani merasa harus berusaha bikin Maira merelakan Hiro untuk Selina. Dhani cerita soal Selina dan dia sedih banget dengan kondisinya.

Sinopsis Anak Langit SCTV Hari Ini Rabu 18 September 2019.

(bin)

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.