Sinopsis Sinetron PEREMPUAN PILIHAN, Senin 23 November 2020

Ari Kurniawan Senin, 23 November 2020 15:30:00
Sinopsis sinetron Perempuan Pilihan, Senin 23 November 2020.

TABLOIDBINTANG.COM - Maya sudah mulai bertindak untuk test DNA atas Anisa. Tapi di sela test DNA itu, Anisa malah diculik bahkan Arya mengalami kecelakaan dan koma.

Setelah test DNA, Anisa diculik Sundari dan berencana akan di bawa ke Malaysia.  Bersamaan dengan itu, Arya sadar dari komanya. Maya dan Arya berusaha mengejar Anisa sampai di bandara, begitu juga dengan Faris yang tidak ingin kalah dari Maya dalam memperebutkan Anisa.

Tapi untuk kali ini, Faris kalah. Maya dan Arya terlebih dahulu menemukan Anisa di detik-detik terakhir sebelum Anisa terbang ke Malaysia.

Tentunya ini membuat Sundari marah besar karena rencananya menyingkirkan Anisa gagal total. Maya dan Arya membawa Anisa pulang.

Saat itu dengan kondisi Arya yang masih lemah, Maya justru semakin memberikan perhatian lebih ke Arya yang membuat Faris cemburu. Sementara Winda semakin menekan Maya untuk menjauh dari Arya.

Hal yang menegangkan juga akan tayang di episode ini, dimana hasil test DNA Anisa sudah keluar. Maya dan Arya sudah tidak sabar menerima hasilnya. Dan ternyata, hasilnya 99 persen POSITIF!

Betapa bahagianya Maya yang akhirnya menemukan Nabila anak yang selama ini Ia cari namun ternyata anak itu selalu ada disampingnya. Maya segera memberitau Anisa perihal ini. Dan Anisa pun tidak menyangka kalau Maya adalah Ibu kandungnya.

Tapi, Anisa malah mempertanyakan siapa Ayah kandungnya. Apakah Maya akan memberitaukan siapa Ayah kandung Anisa yang sebenarnya? Bagimana kelanjutan kisahnya?

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.