Sinopsis Dari Jendela SMP Hari Ini Senin 30 November 2020

Binsar Hutapea Senin, 30 November 2020 14:00:23
Sinopsis Dari Jendela SMP Hari Ini Senin 30 November 2020

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Dari Jendela SMP Hari Ini Senin 30 November 2020

Alya tiba. Sudah ada beberapa warga yang datang. Irfan, Lili, Ria, dan Santi sedang di tangani petugas medis. Yunus, Iwan dan Joko Cs datang. Lili dan temannya menangis. Semua Syok lihat apa yang terjadi. Irfan jelaskan kronologi.

Lukman datang. Suasana crowded. Lukman lihat mobil Irfan yang penyok. Ada bekas sliding di jalan. Lukman syok juga. Lukman lihat semua berlari menuju arah bawah jurang melalai sisi jalan.

Gina dan Mas Ambyar berhasil mendapatkan bahan bakar ada pengecer yang jual. Mereka beli. Walau agak mahal. Linda putuskan pulang saja. Perasaannya tak enak. Mereka putuskan kembali.

Gina, Linda, Mas Ambyar, dan Inah lewat di sini. Mereka lihat mobil Lukman yang mogok. Gina lewati mobil itu. Linda entah kenapa melihat ke bagian belakang mobil ketika sudah melewati mobil Lukman. Linda lihat Lukman.

Joko tiba bersama Roni dan yang lain. Tiba di titik jatuh di mana mereka perkirakan Wulan jatuh. Ada bekasnya. Joko yakin itu Wulan. "Wulaaaan.. Wulaaaaan..," mereka mencari-cari sambil teriak. Tak ada sahutan.

Lukman kesal mobil tak bisa menyala. Dan putuskan untuk jalan saja menuju vila. Kepala Lukman tiba-tiba nyeri. Berbagai ingatan berseliweran di kepala Lukman. Ingatan tak jelas. Lukman pegangi kepalanya. .

Mobil yang tabrak Lukman berhenti. Gina, Linda, Inah, dan Mas Ambyar kaget ternyata yang tabrak Lukman adalah Prapto. Prapto sendiri tak menyangka Lukman tiba-tiba muncul di depan mobilnya.

Joko sudah hampir menemukan Wulan yang tergeletak pingsan tak berdaya tak jauh dari joko. Kepala Joko sakit sekali. Tak tertahankan. Joko jatuh…..

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.