Sinopsis Kembalinya Raden Kian Santang MNCTV: Berburu Air Suci untuk Rara Santang

Ari Kurniawan Rabu, 23 Desember 2020 09:15:48
Sinopsis Kembalinya Raden Kian Santang MNCTV.

TABLOIDBINTANG.COM - Di episode sebelumnya diceritakan tuntutan rakyat Padjadjaran yang secara mengejutkan meminta Kian Santang turun tahta sebagai Raja. Selain itu, Kian Santang harus menerima kenyataan pahit atas penyerangan dari Raksabumi dan hingga akhirnya turun tahta.

Dalam episode kali ini Siliwangi kembali menduduki tahta. Rara Santang masih terluka parah akibat serangan Raksabumi. Keempat putra Siliwangi yang lain bertugas mencari obat berupa air suci dari tiga sumber air berbeda. Dalam perjalanan ini masing-masing menemukan halangan sendiri-sendiri. Walangsungsang ditemani Praharsini akan mencari mata air biru. Lalu Surawisesa ditemani Anggapati dan Jayaraksa akan mencari mata air hijau. Sedangkan Kian Santang ditemani Gagak Ngampar akan mencari mata air putih.

Dalam perjalanannya Kian Santang dan Gagak Ngampar bertemu seorang putri dari kerajaan Alas Giri bernama Citraloka,yang nantinya Citraloka akan membantu Kian Santang untuk mendapatkan mata air putih di gunung Guntur. Pertemuan ini juga yang akan menjadi daya tarik bagi orang tua Citraloka untuk menjodohkan putrinya dengan Kian Santang.

Sementara itu di istana Padjadjaran, Ratna Inten memulai aksi fitnah terhadap Subanglarang sehingga membuat Subanglarang teraniaya. "Permainan" cantik yang diperlihatkan Ratna Inten membuat ia tetap mendapatkan simpati dari para punggawa kerajaan termasuk SIliwangi.

Bagaimana kelanjutan Raden Kian Santang dalam mencari air suci untuk Rara Santang? Kembalinya Raden Kian Santang tayang setiap hari, pukul 21.00 WIB, di MNCTV.

(ari)
 


Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.