Sinopsis "Aladin dan Alakadam", Serial Baru Shaheer Sheikh di ANTV

Ari Kurniawan Senin, 31 Oktober 2016 13:30:30
Shaheer Sheikh Bintangi Serial "Aladin dan Alakadam" (Foto: ANTV)

TABLOIDBINTANG.COM - ANTV menghadirkan serial lokal terbarunya, "Aladin dan Alakadam". Serial produksi Lunar Film Aladin ini hadir di ANTV mulai 29 Oktober 2016 setiap Sabtu dan Minggu pukul 9.00 WIB. 

Aladin dan Alakadam mengisahkan seorang anak Yatim bernama Aladin atau biasa dipanggil Ali (Cole Gribble). Aladin bersekolah di kelas 2 SMP dan tinggal bersama Ibunya yang seorang pembuat kue bernama Umi Atikah (Sisca magdalena). 
 
Suatu ketika, Aladin dibawa ke sebuah rumah tua yang menyeramkan oleh tetangganya bernama Farel (Mike michael). Farel dikenal sebagai sosok tetangga Aladin yang selalu mengganggu dan mengejek  kesederhanaan Aladin. Di rumah tua itu, Aladin menemukan lampu cepor tempat Jin Alakadam (Ali Mensan) terkurung. 

Aladin yang pada awalnya ketakutan dengan sosok Jin Alakadam yang bertubuh besar,  lambat laun mulai menerima Jin Alakadam karena tingkahnya yang lucu dan kekanak–kanakan. Karena telah membebaskannya dari penjara lampu cempor, Alakadam  merasa berhutang budi kepada Aladin. Mereka saling membantu menghadapi orang-orang yang berniat jahat terhadap mereka.
 
Sementara itu, Alakadam harus kabur–kaburan menghindari musuhnya  yaitu Burak (Jon Mini) dan Burik (Ivan Mini), jin botak berkuncung yang merupakan suruhan Raja Jin. Raja Jin menginginkan Alakadam dibawa kembali ke kerajaan Jin untuk dinikahkan dengan putrinya, Princess Lolady (Karimah/Rima Gembala) yang memiliki tubuh yang besar dan sangat mengangumi Alakadam. Selain itu, Alakadam juga harus berurusan dengan Emil (Ginanjar) dan Kamil (Sumaisy Djaitovyanda), dua pencuri yang selalu berniat mencuri isi rumah Alakadam.
 
(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.