Sinopsis Thapki Season 2 Hari Ini Selasa 19 September 2017

Andira Putri Senin, 18 September 2017 18:40:11
Berikut sinopsis Thapki Season 2, Selasa 19 September 2017

TABLOIDBINTANG.COM - Berikut sinopsis Thapki Season 2, Selasa 19 September 2017.

Balwinder hendak menelepon kantor polisi, tetapi Vasundhara menghentikannya. Vasundhara mengatakan bahwa Kosi tidak akan pergi ke mana-mana. Ini karena Kosi adalah ibu Bihaan. Bihaan akan merasa lebih terluka bila Kosi masuk penjara.

Vasundhara meminta Kosi pergi dari rumah mereka dan tidak membawanya ke kantor polisi. Thapki melihat dari balkon saat Kosi bersiap-siap pergi. Bihaan menghampiri Kosi dan memintanya tidak pergi. Bihaan mengatakan bahwa ia tidak bisa membenci Kosi karena tidak ingin menyakitinya.

Aditi pingsan di sofa kemudian Dhruv berusaha membangunkannya. Vasundhara berlari dan menanyakan kondisi Aditi kepada Dhruv. Ternyata Aditi pingsan setelah meminum jus. Dhruv memarahi Shradha dan menuduh jika ia penyebab Aditi pingsan. Dokter datang dan memeriksa Aditi. Hasil pemeriksaan sungguh di luar dugaan. Dokter mengatakan jika Aditi hamil. Kabar ini membuat semua orang bahagia kecuali Shradha yang tercengang.

sinopsis Thapki Season 2, Selasa 19 September 2017.

Preeti memberikan Shradha hadiah perpisahan. Ini karena Shradha hendak meninggalkan rumah. Shradha tidak tinggal diam dan menyusun rencana lain. Shradha menaruh ular di dalam kotak sehingga Aditi hilang dari rumah selamanya.

Thapki yang menyamar sebagai Vani terharu melihat Aditi tampil cantik dengan sari. Aditi mengungkapkan bahwa ia merasa bahagia dengan kehadiran Vani. Aditi meminta Vani terus berada di sisinya. Vani pun berjanji tidak akan meninggalkan Aditi.

Demikian sinopsis Thapki Season 2, Selasa 19 September 2017.

(171216/dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.