Sinopsis Tuhan Ada di Mana - mana Hari Ini, Rabu 15 November 2017

Ulfa Gusti Utami | 15 November 2017 | 15:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Berikut adalah sinopsis Tuhan Ada di Mana - mana hari ini, Rabu 15 November 2017.

Pintu kamar tempat Markasan di rawat tiba-tiba terbuka. Terlihat Medina dan Sofi memasuki ruangan dan segera menuju ke ranjang tempat Mpok Omeh terbaring. Mpok Omeh terlihat sudah sadar, tetapi air mata terus saja mengalir di pipinya. Tak lama Medina beranjak ke tempat Markasan terbaring, terlihat Markasan terus menangis terisak. Medina menyalimi tangan ayahnya dan menanyakan apa yang menyebabkan Markasan terus menangis. Markasan menoleh ke arah Medina, ia terlihat mengungkapkan kekesalannya pada Bobby. Medina yang tak tahu awal masalah yang kemudian menanyakan pada Markasan. Markasan kemudian mengatakan jika Bobby dan ayahnya adalah penipu, Markasan kembali menangis dan semakin emosional, ia melanjutkan bahwa Bobby dan ayahnya telah melakukan penipuan untuk satu ton beras senilai seratus enam puluh juta. Markasan kembali menangis dan tak sadarkan diri. Mpok Omeh yang Melihat Markasan tak sadarkan diri terlihat mulai ikut kehilangan kesdaran, tetapi Sofi berusaha menghibur danmnegjak Mpok Omeh terus berbincang.

Markasan sudah sadar tetapi matanya masih terpejam. Ia meminta untuk segera bisa dipulangkan ke rumah, dengan alasan jika berada disana ia merasa sulit untuk sholat. 

Para pemain lenong Setia menanti sudah berkumpul di halaman rumah Bang Okim untuk bersiap latihan. Tak lama Oki tiba dengan mobilnya, setelah turun Oki kemudian menghampiri Bang Okim dan para pemain lainnya. Bang Okim kemudian menanyakan apakah Oki sudah menghubungi Bu Lintang. Oki kemudian menjelaskan bahwa ia sudah menghubungi Bu Lintang, tetapi Jali tak bisa diganggu karena harus menyelesaikan syuting selama tiga hari kedepan. Mendengar itu, Mamit merasa emosi dan mengatakan jika baru saja menjadi artis tetapi Jali sudah sombong. OKi kembali menjelaskan jika Jali sepertinya memang tidak memberitahu jadwal syuting. Pasalnya semua jadwal yang masuk bukan Jali yang menangani, maka dari itu Oki memutuskan untuk langsung menghubungi Bu Lntang sebagai produser. Entin yang paham, kemudian terlihat kesal pada Mamit yang terlihat iri. Bang Okim pun memutuskan agar latihan bisa segera dimulai, karena mereka hanya punya waktu tiga hari yang harus dimanfaatkan secara maksimal. 

Medina turun dan langsung menggandeng Mpok Omeh untuk segera memasuki rumah, Markasan kemudian juga turun dari taksi dan langsung menengok tokonya. Perlahan Markasan terlihat menangis mendapati tokonya yang kosong dan hanya tersisa beberapa jenis minuman dan biskuit. Markasan langsung menangis meraung-raung sambil menumpahkan kekesalannya pada Bobby. Tak lama Markasan jatuh pingsan, Darso dan Kong Caman langsung menghampiri Markasan yang pingsan. 

Medina menelepon Ilham. Mengetahui masalah yang sedang di hadapi Medina, Ilham pun berusaha menenangkan dan mengatakan jika Markasan bisa saja kembali tak sadarkan diri selagi ia belum berdamai dengan dirinya. Medina tak paham dan menanyakan maksud Ilham. Ilham menjelaskan jika Markasan seharusnya bisa mengikhlaskan hartanya yang hilang. Karena dengan ikhlas kemungkinan Markasan bisa merasa lebih tenang. 

Medina terlihat setuju dengan pernyataan Ilham. Ia kemudian berpikir jika Markasan memang kembali tak sadarkan diri setelah melihat keadaan tokonya yang kosong melompong. Medina juga berpikir jika hal yang membuat kedua orang tuanya merasa terpukul adalah, pelaku penipuan yang merupkan orang yang sangat diharapkan menjadi mantunya sendiri. 

Demikian sinopsis Tuhan Ada di Mana - mana hari ini, Rabu 15 November 2017.

 

(gst / wida)

Penulis : Ulfa Gusti Utami
Editor: Ulfa Gusti Utami
Berita Terkait