Sinopsis Sodrun Merayu Tuhan Hari Ini, Rabu 14 Februari 2018

Ulfa Gusti Utami Rabu, 14 Pebruari 2018 12:30:04
Sinopsis Sodrun Merayu Tuhan Hari Ini, Rabu 14 Februari 2018

TABLOIDBINTANG.COM - Berikut adalah sinopsis Sodrun Merayu Tuhan hari ini, Rabu 14 Februari 2018

Sopiah yang berada di kantor travel terlihat senang karena mendapatkan uang lebih dari sisa pembayaran umroh. Ia juga langsung bertanya soal paket umroh sekaligus keliling eropa. Saat itu, ia pun jadi tamu istimewa.

Jai bingung karena gagal umroh. Padahal ia sudah senang dan membayangkan bisa umroh bersama Khadijah tapi ternyata batal karena orang tua Jai tak punya uang. Tatang menenangkan Jai agar tak terlalu memaksakan. Jai tak bisa tinggal diam, tapi Ujo kemudian mengatakan jika ada cara umroh backpacker yang bisa dilakukan Jai dengan biaya lebih murah. Mendengar itu, Jai tersenyum dan bertanya bagaimana caranya, Ujo malah menyuruh Jai jalan kaki. Jai langsung kaget, tapi ia menjadikan ini bahan untuk membuat kedua orang tuanya simpati.

Sinopsis Sodrun Merayu Tuhan Hari Ini, Rabu 14 Februari 2018.

Sodrun, Khadijah dan Dayat yang panik tengah bersiap-siap saat Boy dan Raihan muncul. Mereka langsung mengatakan jika Sopiah dirampok di jalan. Mendengar itu, Sodrun heran dan bertanya-tanya kenapa Sopiah lewat jalan yang bukan biasanya, padahal travel yang dimaksud Sodrun berada di dekat rumah. Boy kemudian mengatakan jika Sopiah sudah sampai di travel dan mungkin sebentar lagi pulang. Khadijah pun mengatakan agar tidak menyusul Sopiah.

Sopiah pulang dengan mambawa kantong berisi uang dan koper yang berisi baju baru dan perlengkapan untuk Dayat. Setelah itu, ia memutuskan untuk membuat kopi di dapur. Saat itu, Khadijah datang berniat menanyakan pembayaran umroh. Menyadari kedatangan Khadijah, Sopiah panik dan langsung bersembunyi. Mendapati Sopiah tak ada di rumah, Khadijah pun memutuskan menelepon dan menanyakan posisi Sopiah, Sopiah berbohong dengan mengatakan jika ia masih berada di jalan. Tapi tiba-tiba terdengar suara teko air mendidih, Khadijah langsung heran.

Di rumahnya, Jai keluar kamar dengan mengenakan baju gamis dan membawa ransel. Melihat itu orang tua Jai langsung bertanya dan dijawab oleh Jai jika ia mau pergi umroh. Pak Kades menanyakan apa Jai punya uang, Jai kemudian dengan tegas mengatakan jika ia tak perlu uang dan hanya perlu niat. Bu Ikut penasaran, ia bertanya bagaimana cara Jai sampai ke Arab. Sambil memasang wajah melas, Jai mengatakan ia akan menumpang pada siapa saja yang bersedia ikhlas mengantarnya karena ini adalah umroh backpacker. Mendengar itu, Pak Kades langsung menggoda Jai dan mengatakan jika apa yang akan dilakukan Jai adalah hal mustahil.

Sopiah yang ada di kamar terlihat kebingungan menyimpan uang yang sangat banyak, ia merasa serba salah. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk menaruhnya di dalam bantal berharap tak ada yang mengetahuinya.

Khadijah menyambut Sodrun yang baru saja kembali, Khadijah juga mengatakan jika ia baru saja ke rumah Sopiah untuk menanyakan kwitansi pembayaran umroh yang sudah dibayarkan Sopiah. Mendengar itu, Sodrun merasa lega. Tapi Khadijah mengatakan jika perasaannya tak tenang, Sodrun langsung menepis degan meminta Khadijah berprasangka baik. Saat itu Sodrun meminta Khadijah menemaninya jalan kaki untuk latihan persiapan umroh. Khadijah setuju, tapi dalam hati ia berharap pembayaran umroh diserahkan pada yang seharusnya.

Saat pulang dari masjid, haji Toyib bertanya pada Dayat apakah benar Sopaih menawarkan umroh murah. Mendengar itu, Dayat langsung kaget. Tapi kemudian haji Toyib mengatakan jika istrinya mendapat tawaran dari Sopiah yang mengiming-imingi umroh seharga 12 juta rupuah. Dayat kaget dan mulai curiga pada Sopiah.

Demikian sinopsis Sodrun Merayu Tuhan hari ini, Rabu 14 Februari 2018.

(gst/ray)

Penulis Ulfa Gusti Utami
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.