Triple Threat Film Terbaru Iko Uwais Tayang di Bioskop, Ini 5 Fakta Menariknya!

Wayan Diananto Selasa, 2 April 2019 07:00:01
Salah satu adegan film Triple Threat. (Foto: Dok. tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah dominasi Captain Marvel mengendur, sejumlah film anyar menyapa bioskop. Salah satunya, Triple Threat yang dibintangi Iko Uwais, Tony Jaa, Tiger Hu Chen, dan Scott Adkins. Film ini mengisahkan sebuah desa yang didatangi tim militer bersenjata lengkap. Tim ini membebaskan tahanan warga bernama Collins (Scott) yang selama ini dianggap monster mematikan. Setelah membebaskan Collins, tim tersebut meledakkan seluruh desa.

Salah satu warga desa, Jaka (Iko) selamat. Jaka mengikuti kompetisi tarung bebas untuk membunuh Payu (Tony) dan Long Fei (Tiger). Alasannya, Jaka melihat Payu dan Long Fei ikut meledakkan desanya. Berhasilkah Jaka menuntut balas? Bagi Anda yang berencana menonton Triple Threat pekan ini, berikut 5 fakta menariknya yang kami himpun dari berbagai sumber. Selamat menyimak, dan selamat menonton.

1. Film Triple Threat merupakan produksi kerja sama antara Amerika Serikat, Tiongkok, dan Thailand.

2. Awalnya, film Triple Threat diberi judul Makeshift Squad. Judul ini digagas Tiger Chen. Kemudian produksinya bubar dan berkembang menjadi Triple Threat.

3. Ini merupakan kolaborasi ketiga antara aktor Scott Adkins dan Michael Jai White setelah di Undisputed 2 dan Accident Man.

4. Latar belakang Triple Threat adalah negara fiktif di Asia Tenggara yang diberi nama Maha Jaya. Meski demikian penggambaran negara sebenarnya adalah Kamboja.

5. Koreografi aksi Triple Threat ditangani oleh Tim Man yang pernah memoles koreografi untuk film Ninja II yang dibintangi Scott Adkins.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.