Ikatan Cinta: 5 Dialog Andin Paling Menyayat Hati 

Vallesca Souisa Kamis, 18 Pebruari 2021 18:30:50
Berikut ini beberapa dialog Andin dalam Ikatan Cinta, yang menggambarkan pergolakan batinnya (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ikatan Cinta jadi tontonan favorit dan meraup sukses besar saat ini. Kisah dendam yang meluntur menjadi cinta, memang selalu menarik diikuti. Apalagi, Ikatan Cinta dikemas dengan cita rasa yang agak bernuansa drakor. 

Adegan-adegan malu-malu kucing, mau tapi gengsi, yang dilakoni penuh penjiwaan dan natural oleh Arya Saloka (Al) dan Amanda Manopo (Andin) memikat hati penonton Ikatan Cinta. Pun dialog-dilognya juga intens. Enggak lebay, tapi mengena di hati. 

Berikut ini beberapa dialog Andin dalam Ikatan Cinta, yang menggambarkan pergolakan batinnya, menjalani pernikahan dengan lelaki yang sesungguhnya menyimpan dendam padanya. 

1. "Kenapa setiap kali ku butuh seseorang menyelamatkanku, kamu selalu hadir di sampingku. Tapi di saat yang sama, kamu juga menggoreskan luka di hatiku." (Eps. 135)

2. "Ragaku ingin menjauh. Tapi hatiku ingin berlabuh. Dan kamu adalah tujuanku. Masa depanku." (Eps. 135)

3. "Seharusnya aku benci sama Mas Al. Tapi kenapa jantungku berdebar kencang, setiap kali aku memandang dia?" (Eps. 135)

4. "Kamu meminta kepercayaan dan komitmen. Aku berusaha memberikan kepercayaan, dan komitmenku sepenuhnya padamu, mas. Tapi apa yang kudapat? Kamu merusak kepercayanku. Seperti Nino yang pergi meninggalkanku, setelah aku memberikan kepercayaanku padanya." (Eps. 132)

5. "Sekarang mungkin kamu seperti ini, mas. Tapi aku percaya, sebenarnya kamu orang baik. Aku akan membuat kamu mencintaiku. Suatu hari, aku percaya, kamu akan mencintaiku." (Eps. 101)


Penulis Vallesca Souisa
Editor Redaksi
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.