Serial Web Sukses di OTT, Kenapa di TV Sepi Penonton?

Indra Kurniawan | 5 Januari 2022 | 12:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Pandemi Covid-19 tak menghentikan para sineas untuk terus berkarya. Memanfaatkan maraknya platform layanan video OTT yang bisa ditonton di mana saja dan kapan saja, sederet rumah produksi membuat serial web dengan beragam genre.

Beberapa di antaranya mendulang sukses. Sebut saja My Lecturer My Husband, Little Mom, Paradise Garden, I Love You Silly, My Love My Enemy, dan Layangan Putus. Herannya kesuksesan serial web di OTT tak berbanding lurus saat tayang di saluran TV Nasional.

Setidaknya dari 3 serial web yang telah tayang di Trans TV tak ada satupun yang berhasil menjaring banyak penonton. Cinta Fitri Reborn yang tayang perdana 16 November 2021, hanya meraih TVR di bawah 1 dan share tidak sampai 5 persen. Nasib serupa dialami My Lecture My Husband dan Little Mom.

Ketiga serial web tersebut, walau dibintangi artis papan atas, gagal bersaing dengan sinetron di RCTI dan SCTV. Menariknya kesuksesan My Love My Enemy di platform Vidio sempat menjalar di SCTV. Episode perdana serial web produksi Sinemart itu berhasil menembus posisi 4 besar daftar rating TV dengan TVR 2,6 dan audience share 10,8 persen.

Banyak faktor penyebab. Salah satunya stasiun tv penayang. Trans TV sepanjang sejarah berdiri bukanlah TV spesialis sinetron seperti RCTI, SCTV, dan ANTV. Lain cerita apabila tiga web series tersebut ditayangkan di TV yang memang selama ini identik dengan sinetron-sinetron berating tinggi.

"Trans cocoknya sama gosip artis. Saya suka nonton," kata netizen dikutip dari akun Instagram Dunia TV.

"Mungkin kalau tayang di tv sebelah bisa jadi rating bagus. Soalnya aku tahu web series ini (Little Mom The Series) keren parah," sahut netizen lain.

Faktor lain, karakter penonton platform OTT bisa jadi berbeda dengan tv. Ada yang meyakini generasi milenial dan generasi Z sudah jarang nonton TV. Mereka lebih memilih nonton serial dan film lewat platform OTT seperti Mola TV, Netflix, Vidio, WeTV, iflix, dan Disney+ Hotstar.

Selain itu serial web yang tayang di tv sudah tayang sebelumnya di OTT sehingga penonton tidak tertarik lagi untuk mengikuti. Kecuali jika di tv ada the extended version, yang tidak ada di OTT. Penyedia layanan OTT yang bekerja sama dengan stasiun TV mungkin bisa memikirkan hal tersebut.

Akankah Layangan Putus jika tayang di tv bakal sesukses di OTT? Kembali lagi, tergantung stasiun tv penayang. Jika di RCTI atau SCTV, mungkin bakal sukses. Namun jika di stasiun tv lain yang tak memiliki riwayat sukses lewat sinetron bakal berat dan bisa bernasib serupa dengan serial web lain.

(ind)

Penulis : Indra Kurniawan
Editor: Indra Kurniawan
Berita Terkait