Sukses dengan Serial India, Mengapa ANTV Kurang Sukses dengan Serial Lokal?

Vallesca Souisa Selasa, 20 September 2016 18:30:47

TABLOIDBINTANG.COM - Dua tahun terakhir, ANTV konsisten dan sukses dengan tayangan-tayangan serial Indianya.

Dari serial kolosal seperti Mahabharata dan Jodha Akbar, hingga serial drama India kekininan bertema cinta, seperti Uttaran atau Thapki.  Semua yang disebutkan ini merajai rating di masanya dan memiliki penggemar membeludak.

Sebulan terakhir ini, serial terbaru ANTV, Mohabbatein juga berhasil menarik hati pemirsa  dengan perolehan rating 2.9 dan share sebesar 13.7 sesuai data AGB Nielsen.

Tak jauh di bawah Mohabbatein kemudian ada Lonceng Cinta, yang dalam sepekan juga menunjukkan performa menjanjikan. Memperoleh rating 2.7 dan share 18.2 pada slot jam tayangnya.

Dari kesuksesan-kesuksesannya menayangkan serial India 2 tahun terakhir, tentu ANTV tergoda mencoba mengemas serial produksi sendiri (lokal) dengan sentuhan India. Penulis India, sutradara India, mencampurkan bintang yang diimpor dari India dengan bintang lokal kita. Mengadaptasi plot cerita serial India.

Diketahui ANTV sudah mencoba dengan beberapa judul : Cinta di Langit Taj Mahal  (CDLTM) Season 1 dan 2. Serial ini membawa nama besar Shaheer Sheikh (dari serial Mahabharata) dan artis lokal sekelas Nabila Syakieb dan Shireen Sungkar.

Dalam CDLTM 2, ANTV tidak hanya mengedepankan nama besar Shaheer Sheikh, tapi juga menarik Ravi Bhatia (dari serial Jodha Akbar). Kurang keren apa? Sayangnya, CDLTM  season 2 ini tidak sesukses CDLTM season 1. Rating CDLTM season 2 mengalami penurunan drastis.

Tak patah semangat, ANTV kemudian membuat serial Roro Jonggrang, dibintangi Ravi Bhatia. Sebuah kisah fantasi bercampur latar belakang legenda Roro Jonggrang. Serial ini dihentikan di tengah jalan karena performa rating yang tak baik.

Beberapa bulan lalu, ANTV menelurkan 2 judul baru. Pertama Rindu Tiara, yang digarap dengan sutradara India dan kisah khas drama India. Kedua adalah Malaikat Kecil dari India.

Untuk Malaikat Kecil dari India, ANTV mengimpor 4 bintang utamanya dari India. Ruhana Khana (pemeran Gangaa kecil dari serial Gangaa), Bavesh Balchadani dan Harshita Ojha (pemeran Ranvi dan Veera kecil dari serial Veera), serta Vaishali Thakkar (pemeran Damini dari serial Uttaran).

Dari 2 produksi lokal ini, hanya Malaikat Kecil dari India yang bertahan. Dengan rating 2.4 head to head dengan Anak Jalanan pada jam tayang tersebut. Sementara Rindu Tiara, baru tayang beberapa episode langsung dihentikan karena tidak memberikan angka rating memuaskan.

Mengapa ANTV cenderung gagal dalam menayangkan produksi sinetron lokal? Kendati sudah dikemas sedemikian rupa dengan nuansa India.

Kami pun menanyakan hal ini kepada Gunawan, Manager Acquisition & Distribution ANTV.

“Itu memang banyak ditanyakan orang,” ujar Gunawan.

Sejujurnya, menurut Gunawan, memang masih banyak hal yang perlu dibenahi. Semua televisi mengikuti yang namanya tren.

“Saat televisi A sukses menayangkan sinetron misalnya, jujur, setiap stasiun televisi juga berlomba-lomba ingin mengikuti. Ketika kita membuat sinetron-sinetron lokal tersebut, kita juga menggunakan penulis-penulis, atau editor, atau sutradara yang dipakai di mana-mana juga. Tapi mungkin itu ya, kita juga masih harus belajar lagi, nih. Bahwa enggak semuanya, ketika dijadikan satu menjadi bagus. Enggak harus sesuatu yang bagus atau seseorang yang tenar digabungkan dengan yang tenar untuk bisa jadi sesutu yang baru dan bagus,” papar Gunawan.

Selain itu, pemirsa ANTV mungkin juga membutuhkan waktu untuk adaptasi.

“Mereka biasa melihat yang benar-benar asli India. Ketika disuguhkan sesuatu yang sifatnya campuran, perlu waktu beradaptasi juga. Tapi sisi positifnya, kita menciptakan tren baru, menggabungkan bintang-bintang India dengan bintang lokal. Saya rasa, pemirsa hanya butuh waktu untuk menjadi terbiasa.”

Membuat satu sinetron lokal yang sukses dengan formula gabungan bintang India dan lokal terus menjadi tantangan dan “PR” ANTV saat ini.

Mungkin belajar dari yang sudah-sudah, CDLTM 2, Roro Jonggrang, Rindu Tiara, ANTV perlu menyuguhkan cerita yang lebih familiar dengan masyarakat, ringan, dan mudah dicerna?

 

(val/gur)

 


Penulis Vallesca Souisa
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.