Kunjungi Pengungsi Palestina di Turki, Opick Mengajak Sang Putri

Seno Susanto Kamis, 4 Januari 2018 12:15:35

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi religi Opick bersama dengan Sahabat Palestina Memanggil (SPM) menggelar media gathering dan berbagi cerita selama tugas sebagai Duta Kemanusiaan Palestina di Restoran Al Jazeera, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (03/01).

Opick, Melly Goeslaw dan tim SPM memberikan donasi secara langsung kepada warga Palestina yang mengungsi di kamp-kamp di Turki, Syria dan Palestina pada 17-24 Desember 2017 lalu.

Sahabat Palestina Memanggil (SPM) memberangkatkan duta kemanusiaan untuk mengirim bantuan ke pengungsian warga Palestina di Turki, Suriah, dan Lebanon.

Bantuan yang dikirim selain berupa uang tunai, juga perlengkapan sehari-hari seperti pakaian dan makanan. Nilai bantuan akan dibawa sebesar 250.000 dollar AS.

Sementara itu, salah satu duta kemanusiaan yang berangkat, Opick mengaku, dirinya sangat bersyukur telah ditakdirkan bersama SPM untuk menyerahkan langsung bantuan yang selama ini dikumpulkan.

Opick, bersama rombongan Sahabat Palestina Memanggil (SPM), tidak diizinkan untuk memasuki wilayah Palestina. Sehingga mereka hanya bisa sampai perbatasan seperti di Turki, Lebanon dan Suriah.

Opick mengatakan, kondisi cuaca di pengungsian sedang sangat dingin, sehingga bantuan seperti makanan, obat, kasur, pemanas, arang sangatlah membantu.

Menurut Opick, penggungsi Palestina sangat gembira menerima bantuan dari Indonesia.

Opick mengajak putrinya, Ghaniya D Salma, untuk menyerahkan donasi dari masyarakat Indonesia sebesar 250 ribu dolar AS, dengan membelikan sembako, selimut, kasur, bantal, pemanas, dan arang.

Opick membawa putrinya ketika mengantarkan donasi dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina. Opick mengaku ingin sang anak juga melakukan hal yang sama seperti dirinya.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.