Promosikan Film Danur 2: Maddah, Prilly Latuconsina Makin Cantik Berambut Pendek

Ryan Muhjani Rabu, 7 Pebruari 2018 12:30:00

TABLOIDBINTANG.COM - Prilly Latuconsina saat ditemui di acara konferensi pers film Danur 2: Maddah di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (6/2). 

Prilly Latuconsina mengatakan film yang akan tayang 29 Maret 2018 itu lebih menyeramkan dari Danur sebelumnya.

Sukses membintangi Danur: I Can See Ghost, Prilly Latuconsina kembali dipercaya memerankan Risa untuk Danur 2: Maddah yang akan segera tayang di bioskop 29 Maret 2018 mendatang. 

Prilly Latuconsina mengatakan yang Danur 2 lebih menyeramkan dari Danur sebelumnya.

"Pokoknya, Danur 2 ini berkali lipat seramnya dari Danur 1," ujar Prilly Latuconsina saat menggelar jumpa pers film Danur 2 Maddah di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (6/2).

Tak jauh beda dengan Danur pertama, demi mendalami perannya sebagai gadis yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan mahluk halus, mata batin Prilly Ltuconsina dibuka.

Sepanjang proses syuting Prilly merasakan  sejumlah kejadian yang menyeramkan. Bahkan, badannya mendadak sakit.

"Pertama, pas aku lagi adegan yang aku paling suka, adegan paling serem menurut aku. Aku ngerasa kayak nggak mau nengok tapi kok kayak ada yang lihatin terus. Setelah aku ngelakuin adegan itu, badan aku sakit kayak habis lama nggak olahraga terus tiba-tiba olahraga. Terus tiba-tiba Kak Risa nge-WhatsApp aku bilang, 'Pril, kamu ngerasa nggak dia datang, soalnya aku nyuruh dia datang'," cerita Prilly Latuconsina.

"Hah, aduh kak please dong, pantesan badan aku sakit semua kayak abis olahraga," tambah Prilly Latuconsina menceritakan pengalaman syuting.

Selain itu, kesan horor yang ditampilkan di poster film Danur 2 juga sudah menggambarkan kengerian di dalam filmnya. Film ini juga menceritakan alasan kenapa para hantu itu sangat tertarik dengan karakter Risa. 

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.