Syukuran 4 Juta Penonton Film Dilan 1990 Dihadiri Para Pemainnya

Sisil Kaban Kamis, 8 Pebruari 2018 18:30:21

TABLOIDBINTANG.COM - Acara syukuran 4.000.000 juta penonton film Dilan 1990 dihadiri Vanesha Prescilla, Brandon Salim, Yoriko Angeline, Debo Andryos, sutradara film, dan beberapa pemain lain digelar di Kemang Village XXI, Jakarta Selatan, Selasa (06/02) kemarin.

Akan tetapi Iqbaal Ramadhan (Dilan) tidak dapat hadir karena sedang berada di Amerika untuk menyelesaikan pendidikannya.

Film Dilan 1990 terus merangkak naik di tangga box office film Indonesia sepanjang masa. Setelah Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part. 2, Dilan 1990 kini berhasil mengalahkan Pengabdi Setan.

Rumah produksi Falcon Pictures mengumumkan jika Dilan 1990 telah meraih total 4.394.000 penonton pada Kamis (8/2). Angka penonton dikumpulkan dalam masa penayangan dua minggu.

"Terima kasih penonton film Indonesia. Dilan 1990 total hari ke-14 adalah 4.394.000 penonton," demikian tulisan yang tertera di akun Instagram Falcon Pictures.

Jumlah penonton Dilan 1990 telah melampaui Pengabdi Setan. Berdasarkan data situs filmindonesia.or.id, Pengabdi Setan mengumpulkan total 4.206.103 penonton saat tayang akhir September 2017. 

Ini membuat Pengabdi Setan menjadi film Indonesia terlaris tahun lalu. Pencapaian Dilan 1990 tentu mengundang rasa penasaran apakah mampu menempati posisi teratas tangga box office film Indonesia 2018.

Seiring dengan pencapaian tersebut, Dilan 1990 otomatis naik ke peringkat keempat daftar film Indonesia sepanjang masa. Sementara Pengabdi Setan menggeser Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part. 2 dalam daftar lima besar.

Posisi Dilan 1990 bisa terus meningkat jika melihat tidak ada perbedaan penonton jauh dengan dua film di atasnya, yaitu Habibie & Ainun serta Laskar Pelangi. Kedua film tersebut juga memiliki total penonton dalam kisaran 4 juta.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.