Meidian Maladi Tampil Santai dengan Busana Kasual

Ana Sumarti Pratama Selasa, 6 Maret 2018 17:15:47

TABLOIDBINTANG.COM - Meidian Maladi saat ditemui usai mengisi acara Pagi-pagi Pasti Happy di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (06/03). Meidian Maladi tak sengaja menabrak Cynthia Ramlan saat syuting film televisi (FTV) pada Jumat (02/03) lalu .

Dari kecelakaan kemarin, Meidian Maladi mengaku trauma dan kapok menjalani adegan berbahaya.

Kepada wartawan, Meidian Maladi mengungkapkan kedepan dirinya akan meminta peran pengganti yang lebih ahli untuk mengurangi risiko kecelakaan.

"Mudah-mudahan kejadian ini jadi pelajaran besar ke depannya saya tidak langsung praktek lebih ke stuntman aja. Trauma nanti harus ada stuntman. Saya nggak mau lagi," ungkap Meidian Maladi usai mengisi acara Pagi-pagi Pasti Happy di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (06/03).

Mantan kekasih Bella Shofie itu mengatakan, dirinya selama ini belum pernah menabrak saat mengendarai mobil. Meidian menegaskan, saat kejadian dirinya dalam keadaan sadar.

"Baru pertama, nabrak saya, naudzubillah. Sebelumnya pernah saya mungkin salah banget. Baru pertama ini, saya cukup tidur. Tapi ya sudah nahas mau gimana, Allah sudah atur, karena dua senti lagi itu sudah kepalanya," kata Meidian Maladi.

Meidian Maladi meminta maaf kepada Cynthia Ramlan dan suami, Erland Tjokro karena tidak sengaja menabrak Cynthia saat syuting film televisi (FTV). Setelah hasil tes urine dinyatakan negatif, Median merasa kecelakaan terjadi karena kesalahan bersama.

"Saya tes urin, karena memang saya tidak kenapa-kenapa. Saya juga bersedia, Alhamdulillilah. Teman-teman juga tahu saya penyanyi, untuk alkohol saja saya tidak, apalagi narkoba, ini memang murni kesalahan kita bersama," ungkap Meidian Maladi di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Senin(5/3).

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.